Warga Antusias Hadiri Pameran Industri Pertahanan
Pengunjung memadati salah satu booth dalam pameran Indo Defence Expo 2018. Foto: Medcom.id/Sonya Michaella
Jakarta: Ratusan warga Jakarta berbondong-bondong mengunjungi Indo Defence Expo 2018, pameran alat utama sistem senjata (alutsista) yang sudah digelar sejak 7 November kemarin. Hari ini merupakan hari terakhir pameran dan dibuka untuk umum.

Pantauan Medcom.id di lokasi, hingga pukul 13.00 WIB, masyarakat masih antusias untuk berkeliling ke sejumlah pavilion negara-negara yang menawarkan alutsista untuk Indonesia. Acara yang digelar oleh Kementerian Pertahanan RI di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat itu juga ternyata mampu menarik animo masyarakat di hari terakhir pagelarannya dengan tiket masuk seharga Rp50 ribu per orang. 

“Saya tertarik, sih. Anak-anak juga. Jadi kami usahakan hari terakhir ke sini,” ucap Heri, salah satu pengunjung asal Tangerang kepada Medcom.id, Sabtu, 10 November 2018.


Acara ini merupakan yang kedelapan kali diselenggarakan dengan kerja sama Kemenhan RI dan PT Napindo Media Ashatama. Forum itu sengaja dibarengi dengan pameran kedirgantaraan dan helikopter, Indo Aerospace featuring Indo Helicopter 2018 Expo & Forum dan pameran kemaritiman Indo Marine 2018 Expo & Forum.

Perwakilan negara yang bakal hadir yakni dari Malaysia, Australia, Yunani, Jepang, Fiji, Belarus, Arab Saudi, Slovakia dan Uni Emirat Arab. Ada total 30 Negara paviliun yang telah mengkonfirmasi keikutsertaannya tahun ini dan terdapat paviliun khusus antara lain UAV, MRO, Defence Security dan First Time exhibitor zone.



Sedangkan, perusahaan asing yang akan memamerkan produknya antara lain Rheinmetal, SAAB, Lockheed Martin, KAI, FN Herstal, Beretta, Excalibur, SVOS, Nexter, Reutech, Turkish Aerospace Industries, Inc., Polish Armanent Group/PGZ dan sebagainya. 

Di sisi lain, perusahaan industri pertahanan dalam negeri baik milik pemerintah maupun swasta juga akan turut serta dalam pameran antara lain PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT PAL Indonesia, PT Len, PT Dahana, PT Sritex, Infoglobal, Bhimasena Group, PT Sentra Surya Ekajaya, PT Ridho Agung dan yang lainnya.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id