Sekelompok wisatawan menunggangi hiu paus - Medcom.id/
Sekelompok wisatawan menunggangi hiu paus - Medcom.id/

Kontak Fisik Mengancam Kelangsungan Hidup Satwa Laut

Nasional pariwisata kelautan potensi bahari
14 Agustus 2018 16:22
Jakarta: Konsultan Ekowisata Bahari Cipto Aji Gunawan meminta setiap penikmat wisata bahari menjaga etika dan sopan santun saat berada di lokasi wisata. Salah satunya dengan tidak memberikan makan dan menyentuh sembarangan.
 
Pada dasarnya, kata Cipto, wisatawan adalah 'tamu' saat menyelam atau beraktivitas di bawah laut. Menyentuh biota laut apa pun spesiesnya dapat membuat mereka stres, berhenti berkembang, bahkan mati. 
 
"Makhluk dan spesies biota laut ini sangat rentan terhadap gangguan manusia. Sehingga manusia harus wawas diri, cukup melakukan interaksi pasif seperti melihat tidak dengan kontak fisik termasuk memberi makan," ujarnya melalui sambungan Skype dalam Newsline, Selasa, 14 Agustus 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Wisatawan Penunggang Hiu Paus Ditangkap
 
Khusus spesies hiu paus, ada aturan dan etika yang wajib dipatuhi oleh setiap wisatawan terutama penyelam. Tidak menyentuh dan menjaga jarak dengan hiu paus adalah bagian dari etika.
 
"Misalnya kalau dekat badan hiu paus minimal jaraknya 3 meter atau kalau di belakangnya seperti ekor minimal 4 meter. Tidak hanya hiu paus, dan menyentuh apa pun di dalam laut tidak direkomendasikan," kata dia.
 

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif