Tim Monev Khusus Satgas PRR meninjau jalan longsor dj Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Foto: dok. Satgas PRR
Tim Monev Khusus Satgas PRR meninjau jalan longsor dj Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Foto: dok. Satgas PRR

Pulihkan Akses Warga Deli Serdang, Penanganan Jalan Longsor di Tiga Juhar Dipacu

Annisa ayu artanti • 30 Oktober 2026 14:10
Ringkasnya gini..
  • Progres perbaikan jalan longsor di Tiga Juhar, Deli Serdang, baru 6,37 persen dengan sisa waktu kontrak 58 hari.
  • Longsor susulan menghambat perbaikan dua ruas jalan provinsi di Sumatera Utara yang didukung anggaran Rp6,92 miliar.
Jakarta: Penanganan jalan terdampak longsor di Desa Tiga Juhar, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terus dilanjutkan untuk memulihkan akses masyarakat. Pekerjaan mencakup pembangunan dinding penahan tanah, drainase, dan pengaspalan kembali agar ruas jalan dapat digunakan dengan lebih aman.

Pekerjaan itu didukung anggaran tambahan transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp6,92 miliar untuk penanganan dua jalan provinsi yaitu ruas Sp. 3 Patumbak–Tiga Juhar–Gunung Meriah dan ruas batas Serdang Bedagai-Saran Padang dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender sejak kontrak ditandatangani pada 28 Agustus 2026.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Bina Marga dan Cipta Karya Medan Dinas BMBKCK Heri Indra Siregar menjelaskan pekerjaan saat ini merupakan tindak lanjut kerusakan akibat longsor pada 2025. Namun, longsor susulan kembali terjadi ketika konstruksi berlangsung sehingga menghambat pelaksanaan dan menyebabkan jalan terputus.

“Konstruksinya adalah dinding penahan tanah, kemudian drainase dan pengaspalan kembali. Namun, pada saat pelaksanaan ada longsor kembali,” kata Heri dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 Oktober 2026.
 

Menurut Heri, progres pekerjaan saat ini sebesar 6,37 persen dengan sisa waktu pelaksanaan 58 hari. Pekerjaan masih mencakup pabrikasi komponen fondasi tiang bor atau bore pile, dinding penahan tanah, saluran drainase pracetak atau U-Ditch, serta pengeboran ulang fondasi.

Wakil Kepala Posko Nasional Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Marsma TNI Ridha Hermawan mengapresiasi pengalokasian tambahan TKD untuk penanganan jalan tersebut. Pemanfaatan anggaran dinilai sejalan dengan arahan Ketua Satgas PRR untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana.

Meski demikian, Ridha meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mempercepat pekerjaan mengingat akses masyarakat masih terganggu dan waktu pelaksanaan semakin terbatas. 

“Melihat progresnya masih di bawah 10 persen, kami mengimbau kepada pemerintah provinsi untuk melakukan percepatan,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, dinas teknis didorong menyusun rencana percepatan mingguan bersama penyedia jasa, termasuk penambahan tenaga dan jam kerja. Ketersediaan material konstruksi juga perlu dipastikan agar pekerjaan tidak kembali tertahan.

Percepatan tersebut harus berjalan bersama mitigasi longsor susulan selama musim hujan. Pemerintah provinsi juga diminta menyediakan jalur alternatif yang aman bagi masyarakat selama pekerjaan berlangsung agar kebutuhan mobilitas tetap terlayani.

Untuk mengantisipasi pekerjaan yang berisiko melewati tahun anggaran, Ridha turut mendorong penyiapan prosedur penganggaran lanjutan pada 2027 sesuai ketentuan. Langkah antisipatif ini perlu disiapkan bersamaan dengan upaya mengejar penyelesaian pekerjaan pada masa kontrak yang tersisa.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>