Penyakit campak kembali menjadi sorotan serius setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan peringatan (Dok. Istimewa)
Penyakit campak kembali menjadi sorotan serius setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan peringatan (Dok. Istimewa)

Apa Itu Campak? Panduan Lengkap Memahami Penyakit yang Sangat Menular Ini

Muhammad Syahrul Ramadhan • 04 Maret 2026 14:57
Ringkasnya gini..
  • Penyakit campak kembali menjadi sorotan serius.
  • Kemenkes memberikan warning terkait adanya lonjakan kasus yang signifikan,.
  • Campak adalah penyakit infeksi saluran pernapasan yang sangat menular.
Jakarta: Penyakit campak kembali menjadi sorotan serius setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan peringatan (warning) terkait adanya lonjakan kasus yang signifikan, baik di tingkat nasional maupun global. Tren kenaikan ini menjadi alarm bagi seluruh masyarakat untuk kembali memperketat kewaspadaan terhadap penyakit yang sangat menular ini.
 
Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit, dr. Andi Saguni, memberikan penekanan bahwa sifat campak yang sangat infeksius menuntut tingkat kewaspadaan yang tinggi serta tindakan respons yang sigap dari seluruh lapisan masyarakat
 
“Campak memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi. Karena itu, setiap peningkatan kasus harus direspons dengan cepat melalui surveilans yang kuat dan pelaporan yang tepat waktu,” ujar Andi.

Apa Itu Campak?

Campak adalah penyakit infeksi saluran pernapasan yang sangat menular, disebabkan oleh virus dari keluarga paramyxovirus. Virus ini menyebar melalui tetesan udara (droplet) saat penderitanya batuk, bersin, atau bahkan sekadar berbicara.

Banyak orang menganggap campak hanya sebagai "penyakit ruam biasa", namun secara medis, campak adalah infeksi sistemik yang menyerang seluruh tubuh dan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh penderitanya dalam jangka waktu lama.
 

Gejala yang Harus Diwaspadai


Gejala campak tidak langsung muncul seketika setelah terpapar. Biasanya ada masa inkubasi sekitar 10 hingga 14 hari. Tanda-tanda khas yang perlu diperhatikan antara lain:
 
Demam Tinggi: Biasanya menjadi gejala awal yang muncul.
 
Gejala Mirip Flu: Batuk kering, pilek, dan sakit tenggorokan.
 
Mata Merah: Mata tampak berair dan sensitif terhadap cahaya.
 
Bercak Koplik: Bintik-bintik putih kecil dengan pusat putih kebiruan di dalam mulut (pipi bagian dalam).
 
Ruam Khas: Ruam merah yang menyebar mulai dari wajah dan leher, lalu turun ke seluruh tubuh.
 
Mengapa Ada Lonjakan Kasus?
 
Kemenkes menyoroti bahwa salah satu penyebab utama lonjakan kasus campak secara nasional adalah penurunan cakupan imunisasi rutin. Selama beberapa tahun terakhir, banyak anak yang terlewat mendapatkan vaksinasi lengkap. Padahal, campak adalah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
 
Tanpa perlindungan vaksin, virus campak dapat menyebar dengan sangat cepat. Satu orang yang terinfeksi campak berpotensi menularkan virus kepada 12 hingga 18 orang lainnya yang belum memiliki kekebalan.

Bahaya Komplikasi Campak

Peringatan dari pemerintah bukan tanpa alasan. Jika tidak ditangani dengan baik, campak dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak yang mengalami gizi buruk atau sistem imun lemah. Beberapa komplikasinya meliputi:
 
Pneumonia (Infeksi Paru-paru): Penyebab kematian paling umum akibat campak pada anak.
 
Ensefalitis: Pembengkakan otak yang dapat menyebabkan kerusakan permanen.
 
Diare Parah: Berujung pada dehidrasi akut.
 
Kebutaan: Akibat kerusakan pada kornea mata.
 
Satu-satunya cara paling efektif untuk memutus rantai penularan dan melindungi masyarakat adalah melalui Vaksinasi MR (Measles & Rubella). Kemenkes mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan dosis imunisasi dasar lengkap sesuai jadwal.
 
Bagi Sobat Medcom yang merasakan gejala atau menemukan anggota keluarga dengan tanda-tanda di atas, segera lakukan isolasi mandiri dan hubungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secara tepat.
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan