Bandung Zoo. Foto: istimewa
Bandung Zoo. Foto: istimewa

Dua Satwa Dilindungi Mati, DPRD Desak Pembenahan Total Bandung Zoo

Muhammad Syahrul Ramadhan • 02 April 2026 12:58
Ringkasnya gini..
  • kematian dua anak harimau Benggala kembali membuka sorotan terhadap kondisi Bandung Zoo.
  • Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya menegaskan kematian satwa dilindungi tersebut tidak bisa dianggap sebagai insiden biasa.
  • DPRD mendorong adanya koordinasi lintas instansi, mulai dari Pemkot Bandung.
Bandung: Peristiwa kematian dua anak harimau Benggala kembali membuka sorotan terhadap kondisi Kebun Binatang Bandung. DPRD Kota Bandung meminta evaluasi total dan peningkatan standar perawatan satwa.
 
Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya menegaskan  kematian satwa dilindungi tersebut tidak bisa dianggap sebagai insiden biasa.
 
"Ini sangat memprihatinkan dan harus menjadi pelajaran penting. Kematian satwa langka seperti harimau tidak bisa dianggap sepele. Meski disebut akibat virus, tetap harus ada evaluasi menyeluruh," kata Edwin di Bandung, Kamis, 2 April 2026.

Menurut Edwin, kasus ini menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap tata kelola dan perawatan satwa di Kebun Binatang Bandung. Apalagi, lanjut Edwin, sebelumnya lembaga konservasi tersebut sempat dilanda persoalan internal berkepanjangan.
 
Edwin juga menyoroti peran Pemerintah Kota Bandung yang dinilai perlu meningkatkan pengawasan terhadap pengelola kebun binatang.
 
"Pemkot Bandung harus memastikan seluruh hewan dirawat dengan baik. Namun faktanya, hal itu belum sepenuhnya terwujud," ujar Edwin.
 
DPRD mendorong adanya koordinasi lintas instansi, mulai dari Pemkot Bandung, Kementerian Kehutanan, hingga pihak pengelola, guna mencegah kejadian serupa terulang.
 
 
Selain itu, Edwin menekankan pentingnya penerapan standar perawatan satwa secara ketat, mencakup pemberian pakan yang sesuai, kebersihan kandang, hingga pemeriksaan kesehatan rutin.
 
"Jangan sampai kejadian ini terulang. Semua pihak harus memastikan satwa di Kebun Binatang Bandung mendapat perawatan yang layak. Ini momentum untuk berbenah," tegas Edwin
 
Sebelumnya, dua anak harimau Benggala bernama Huru dan Hara dilaporkan mati akibat terpapar virus panleukopenia. Keduanya mati pada akhir Maret 2026, disaat Pemkot Bandung tengah menyeleksi pengelola baru kebun binatang tersebut.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>