Jakarta: Sebuah pesawat milik TNI Angkatan Udara jenis T-50i Golden Eagle jatuh di Blora, Jawa Tengah. Pesawat tersebut jatuh di tengah hutan.
"Lokasi jauh dari permukiman. Di tengah hutan," kata Kapolres Blora, AKBP Aan Hardiansyah saat Breaking News Metro TV.
Pesawat tersebut diterbangkan Letnan Penerbang Safitra Indera (lulusan AAU pada 2015). Pesawat tempur latih itu lepas landas sekitar pukul 18.24 WIB.
"Namun hilang, lost contact, pada pukul 19.25 WIB. Pesawat tersebut tengah menjalankan misi night tactical intercept," ujar Kepala Penerangan Pangkalan Udara Utama TNI AU Iswahyudi, Mayor Sus Yudha Pramono, dikutip dari ANTARA, Selasa, 19 Juli 2022.
Spesifikasi T50-i Golden Eagle
T-50i Golden Eagle merupakan pesawat tempur latih supersonik buatan Korea Selatan (Korean Aerospace Industries) dan Amerika Serikat (Lockheed Martin). Pesawat ini masuk dalam generasi keempat (modern). Berikut ini spesifikasi lengkapnya dirangkum dari berbagai sumber:
1. Mesin
T-50i Golden Eagle ditenagai mesin General Electric F404-GE-102 yang mampu menghasilkan daya dorong 17.700 pounds dengan after burner dan 11.000 pounds.
Kecepatan maksimal 1,5 kecepatan suara
Pesawat ini memiliki kecepatan maksimal mencapai 1,5 mach atau 1,5 kali kecepatan suara (1.600 km/jam). Konfigurasi lengkap pada bobot maksimal 27.322 pounds (14 ton), pesawat ini mampu dengan mudah menanjak hingga ketinggian maksimal 55.000 kaki (16,76 km) dari permukaan bumi.
2. Peralatan tempur
Pesawat yang didatangkan untuk menggantikan pesawat HS Hawk MK 53 ini dilengkapi peralatan tempur dan radar sehingga juga dapat menjalankan peran sebagai pesawat tempur yang ditempatkan di garis depan.
3. Kemampuan tempur
Pesawat ini memiliki kemampuan tempur di udara dan cukup mematikan untuk sasaran bawah. T-50i Golden Eagle dilengkapi kanon gatling internal tiga laras General Dynamics 20 mm yang mampu memuntahkan 2.000 peluru per menit.
Canon ini ditempatkan di sisi kiri kokpit, tepat di leading edge extension pesawat. Ada lima
external station pada bagian under fuselage, dan under wing, serta dua missile launcher rail pada wing tip untuk membawa semua jenis bom, rudal, ataupun roket. Total kapasitas angkut persenjataan sekitar 5 ton.
Panjang pesawat: 43 kaki (13,106 meter)
Lebar sayap: 31 kaki (9,448 meter)
Tinggi: 16 kaki (4,87 meter)
Berat kosong: 14,200 pounds
Berat maksimum saat lepas landas: 26,400 pounds
Mesin: 1 × General Electric F404 afterburning turbofan
Dorongan kering: 11,925 lbf (53.07 kN)
Dorongan dengan pembakar lanjut: 17,775 lbf (79.1 kN)
Persenjataan
Guns: 1× M61A1 Vulcan 20 mm Gatling gun
Rockets: LAU-3/68
Missiles:
Air-to-air: 2× AIM-9 Sidewinder
Air-to-ground: 6× AGM-65 Maverick
Bombs: 5× CBU-58 cluster, 9× Mk 82, 3× Mk 83/MK 84, and 9× Mk 20.
Jakarta: Sebuah pesawat milik
TNI Angkatan Udara jenis T-50i Golden Eagle jatuh di Blora, Jawa Tengah. Pesawat tersebut jatuh di tengah hutan.
"Lokasi jauh dari permukiman. Di tengah hutan," kata Kapolres Blora, AKBP Aan Hardiansyah saat Breaking
News Metro TV.

Pesawat tersebut diterbangkan Letnan Penerbang Safitra Indera (lulusan AAU pada 2015). Pesawat tempur latih itu lepas landas sekitar pukul 18.24 WIB.
"Namun hilang, lost contact, pada pukul 19.25 WIB. Pesawat tersebut tengah menjalankan misi night tactical intercept," ujar Kepala Penerangan Pangkalan Udara Utama TNI AU Iswahyudi, Mayor Sus Yudha Pramono, dikutip dari
ANTARA, Selasa, 19 Juli 2022.
Spesifikasi T50-i Golden Eagle
T-50i Golden Eagle merupakan
pesawat tempur latih supersonik buatan Korea Selatan (Korean Aerospace Industries) dan Amerika Serikat (Lockheed Martin). Pesawat ini masuk dalam generasi keempat (modern). Berikut ini spesifikasi lengkapnya dirangkum dari berbagai sumber:
1. Mesin
T-50i Golden Eagle ditenagai mesin General Electric F404-GE-102 yang mampu menghasilkan daya dorong 17.700 pounds dengan after burner dan 11.000 pounds.
Kecepatan maksimal 1,5 kecepatan suara
Pesawat ini memiliki kecepatan maksimal mencapai 1,5 mach atau 1,5 kali kecepatan suara (1.600 km/jam). Konfigurasi lengkap pada bobot maksimal 27.322 pounds (14 ton), pesawat ini mampu dengan mudah menanjak hingga ketinggian maksimal 55.000 kaki (16,76 km) dari permukaan bumi.
2. Peralatan tempur
Pesawat yang didatangkan untuk menggantikan pesawat HS Hawk MK 53 ini dilengkapi peralatan tempur dan radar sehingga juga dapat menjalankan peran sebagai pesawat tempur yang ditempatkan di garis depan.
3. Kemampuan tempur
Pesawat ini memiliki kemampuan tempur di udara dan cukup mematikan untuk sasaran bawah. T-50i Golden Eagle dilengkapi kanon gatling internal tiga laras General Dynamics 20 mm yang mampu memuntahkan 2.000 peluru per menit.
Canon ini ditempatkan di sisi kiri kokpit, tepat di leading edge extension pesawat. Ada lima
external station pada bagian under fuselage, dan under wing, serta dua missile launcher rail pada wing tip untuk membawa semua jenis bom, rudal, ataupun roket. Total kapasitas angkut persenjataan sekitar 5 ton.
- Panjang pesawat: 43 kaki (13,106 meter)
- Lebar sayap: 31 kaki (9,448 meter)
- Tinggi: 16 kaki (4,87 meter)
- Berat kosong: 14,200 pounds
- Berat maksimum saat lepas landas: 26,400 pounds
- Mesin: 1 × General Electric F404 afterburning turbofan
- Dorongan kering: 11,925 lbf (53.07 kN)
- Dorongan dengan pembakar lanjut: 17,775 lbf (79.1 kN)
Persenjataan
- Guns: 1× M61A1 Vulcan 20 mm Gatling gun
- Rockets: LAU-3/68
Missiles:
- Air-to-air: 2× AIM-9 Sidewinder
- Air-to-ground: 6× AGM-65 Maverick
- Bombs: 5× CBU-58 cluster, 9× Mk 82, 3× Mk 83/MK 84, and 9× Mk 20.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)