medcom.id, Jakarta: Pelaksana Tugas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Taufiequrachman Ruki turut berduka atas meninggalnya pengacara senior Adnan Buyung Nasution. Dia menganggap Buyung sebagai guru.
"Selamat jalan guruku, selamat jalan abangku, semoga Allah menempatkan arwah Abang bersama arwah para solichin dan syuhada. Amiin," kata Ruki kepada wartawan, Rabu (2/9/2015).
(Klik: Adnan Buyung Wafat, Jokowi: Beliau Sosok Panutan)
Ruki mengenal Buyung secara pribadi ketika ia masih menjadi Taruna Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pada 1970. Ruki mengaku banyak menimba ilmu dari Buyung.
"Saya belajar banyak dari cara, taktik, dan teknik dalam membela kliennya untuk mengantisipasi serangan balik dari pembela para tersangka yang disidik dan dituntut," ujar Ruki.
(Klik: Adnan Buyung Sosok Teladan)
Menurut dia, Buyung punya peran besar dalam perjalanan lahirnya KPK. Buyung salah seorang perumus Undang-Undang KPK dan anggota Panitia Seleksi Pimpinan KPK jilid I.
Ruki mengenal sosok Buyung sebagai tokoh hukum, demokrasi, dan hak asasi manusia yang konsisten, fenomenal, dan legendaris. Kemampuan akademis Buyung sangat mumpuni.
"Kalau sudah menyangkut prinsip, dengan siapa pun berani berbeda pendapat dengan segala resikonya," ujar Ruki.
Buyung meninggal pada Rabu pukul 10.15 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Rika, sekretaris pribadi Adnan, mengonfirmasi kabar tersebut.
medcom.id, Jakarta: Pelaksana Tugas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Taufiequrachman Ruki turut berduka atas meninggalnya pengacara senior Adnan Buyung Nasution. Dia menganggap Buyung sebagai guru.
"Selamat jalan guruku, selamat jalan abangku, semoga Allah menempatkan arwah Abang bersama arwah para solichin dan syuhada. Amiin," kata Ruki kepada wartawan, Rabu (2/9/2015).
(
Klik: Adnan Buyung Wafat, Jokowi: Beliau Sosok Panutan)
Ruki mengenal Buyung secara pribadi ketika ia masih menjadi Taruna Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pada 1970. Ruki mengaku banyak menimba ilmu dari Buyung.
"Saya belajar banyak dari cara, taktik, dan teknik dalam membela kliennya untuk mengantisipasi serangan balik dari pembela para tersangka yang disidik dan dituntut," ujar Ruki.
(
Klik: Adnan Buyung Sosok Teladan)
Menurut dia, Buyung punya peran besar dalam perjalanan lahirnya KPK. Buyung salah seorang perumus Undang-Undang KPK dan anggota Panitia Seleksi Pimpinan KPK jilid I.
Ruki mengenal sosok Buyung sebagai tokoh hukum, demokrasi, dan hak asasi manusia yang konsisten, fenomenal, dan legendaris. Kemampuan akademis Buyung sangat mumpuni.
"Kalau sudah menyangkut prinsip, dengan siapa pun berani berbeda pendapat dengan segala resikonya," ujar Ruki.
Buyung meninggal pada Rabu pukul 10.15 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Rika, sekretaris pribadi Adnan, mengonfirmasi kabar tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)