Armin salah satu tokoh masyarakat Meruya--Metrotvnews.com/Whisnu
Armin salah satu tokoh masyarakat Meruya--Metrotvnews.com/Whisnu

Warga Meruya Utara Akan Ajukan Somasi ke Dishub DKI

Whisnu Mardiansyah • 17 Desember 2015 16:44
medcom.id, Jakarta: Warga Meruya Utara akan ajukan somasi ke Dishub DKI untuk mencabut izin trayek metromini 92. Hal itu, terkait seringnya terjadi laka maut di jalur trayek metromini 92.
 
"Yang jelas di lokasi jalur trayek metromini 92 sendiri, tahun ini saja sudah terjadi tiga kali kecelakaan, di Kembang Kerep, Mawar dan Meruya Ilir. Kecelakaan tersebut semuanya metromini 92 dan ada korban jiwa, semua orang Meruya Utara" ujar Armin, salah satu tokoh masyarakat saat ditemui di Jalan Meruya Utara RT 001/006 Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (17/12/15).
 
Menurut Armin, jika bisnis metromini ini terus berjalan, maka akan terus memakan korban. Dirinya bersama tokoh masyarakat lainnya sepakat akan mengajukan somasi, dan permohonan kepada Dinas Perhubungan DKI untuk mencabut izin trayek metromini 92 jurusan Grogol-Cileduk.

"Lihat apa yang terjadi saat ini, sudah sangat prihatin dan mengkhawatirkan. Surat somasi akan kami buat dan nanti kami kirim ke Polsek Kembangan agar disampaikan ke Dishub DKI," tambah Armin.
 
Rabu, 16 Desember kemarin metromini menabrak tiang listrik dan angkot 03 jurusan Joglo-Citraland di Jalan Raya Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat. Kecelakaan tersebut menewaskan seorang bocah Azam Flamboyan, 7, sementara Ibunya, Muntiarsih luka berat dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau.
 
Sopir metromini 92, saat ini sudah diamankan, dan ditahan di ruang tahanan Satwil Laka Lantas Polres Jakarta Barat, Jalan Daan Mogot No.68, Cengkareng, Jakarta Barat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>