Garis polisi di rumah Putri Marisa Sakina dicopot. Foto: MTVN.com/Aedy Azeza Ulfi.
Garis polisi di rumah Putri Marisa Sakina dicopot. Foto: MTVN.com/Aedy Azeza Ulfi.

Akikah Keluarga Batal Karena Putri Meninggal

Aedy azeza ulfi • 09 Juni 2015 15:28
medcom.id, Tangerang: Rencana Mutia, 32, menggelar akikah anaknya tinggal rencana. Semula, Mutia berencana menyembelih kambing sebagai tanda syukuran kelahiran anak pada 12 Juni nanti. Namun, kakak tiri Putri Marisa Sakina, 13, itu belum memastikan akikah akan digelar atau tidak. 
 
Kini Mutia fokus mengurus siapa pembunuh sadis adiknya itu. "Saya sudah tidak mikirkan soal akikah. Sekarang saya fokus ke kejadian itu (pembunuhan Putri)," jelas Mutia kepada Metrotvnews.com di Kampung Dukuh, Kelurahan Sudimara Selatan, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Selasa (9/6/2015).
 
Putri ditemukan tidak bernyawa, Minggu (7/6/2015) lalu, di rumahnya di Kampung Dukuh, Kelurahan Sudimara Selatan, Ciledug. Saat ditemukan urat lehernya putus dipotong. Terdapat luka gorokan di tepat leher Putri yang masih mengenakan handuk itu. 

Tak hanya Putri, pelaku juga menyerang Rizki alias Buyung, 15, kakak kandung Putri. Beruntung nyawa Buyung bisa diselamatkan. Kini Buyung dirawat di Rumah Sakit Bhakti Asih Ciledug, Tangerang. Ia belum dapat diminta memberikan keterangan terkait pembunuhan adiknya.
 
Mutia menerangkan, anaknya lahir Mei lalu. "Anak saya baru 40 hari lahir, tadinya mau akikah, tapi ya mau bagaimana," ujar Mutia. Mutia tinggal tidak jauh dari rumah Putri. 
 
Saat kejadian, ayah dan ibu Mutia pergi untuk membeli kambing buat keperluan akikah. Namun, kambing belum dibeli. Sekitar setengah jam setelah ibu dan ayah Mutia pergi, Putri ditemukan tewas. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DOR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>