medcom.id, Jakarta: Kepolisian masih terkendala untuk menetapkan tersangka pembunuhan sadis Putri Marisa Sakina. Pasalnya, saksi kunci, yakni kakaknya, Rizky alias Buyung masih belum bisa diperiksa.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Sutarmo mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap saksi kunci. "Belum kami periksa. Rizky masih dalam tahap penyembuhan," tutur Sutarmo kepada Metrotvnews.com, Rabu (17/6/2015).
Sutarmo menuturkan, dokter yang menangani penyembuhan Buyung belum mengizinkan. "Belum diizinkan dokternya. Bicara juga masih terbata-bata, kalau diperiksa sekarang tidak akan efektif," papar Sutarmo.
Pantauan Metrotvnews.com, saat ini Buyung sedang berada di ruangannya. Ia terbaring dengan menggunakan inpus yang terhubung di tangan kirinya. Leher bagian kanan Buyung masih ditempel perban. Di luar ruangan, Buyung dijaga dua orang petugas polisi dan dua pegawai RS Polri Kramatjati Jakarta Timur.
Buyung dipindahkan dari RS Bhakti Asih, Ciledug, Tangerang ke RS Polri Kramatjati, Jaktim sejak Jumat (12/6) sore lalu. Dia dipindahkan dengan pengawalan dua orang petugas kepolisian.
Putri ditemukan tewas dengan leher berlumuran darah di rumahnya, Minggu 7 Juni sekira pukul 15.30 WIB. Rizki alias Buyung juga ditemukan terkapar, dengan kondisi yang serupa.
Buyung adalah saksi kunci kasus pembunuhan adiknya. Dia satu-satunya orang yang ada di tempat kejadian saat pembunuhan Putri terjadi.
Keterangan Buyung diyakini bisa mengungkap tabir kematian Putri. Ia, kepada ibunya, pernah meminta maaf karena tak bisa mencegah tragedi dan menjaga Putri.
medcom.id, Jakarta: Kepolisian masih terkendala untuk menetapkan tersangka pembunuhan sadis Putri Marisa Sakina. Pasalnya, saksi kunci, yakni kakaknya, Rizky alias Buyung masih belum bisa diperiksa.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Sutarmo mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap saksi kunci. "Belum kami periksa. Rizky masih dalam tahap penyembuhan," tutur Sutarmo kepada Metrotvnews.com, Rabu (17/6/2015).
Sutarmo menuturkan, dokter yang menangani penyembuhan Buyung belum mengizinkan. "Belum diizinkan dokternya. Bicara juga masih terbata-bata, kalau diperiksa sekarang tidak akan efektif," papar Sutarmo.
Pantauan Metrotvnews.com, saat ini Buyung sedang berada di ruangannya. Ia terbaring dengan menggunakan inpus yang terhubung di tangan kirinya. Leher bagian kanan Buyung masih ditempel perban. Di luar ruangan, Buyung dijaga dua orang petugas polisi dan dua pegawai RS Polri Kramatjati Jakarta Timur.
Buyung dipindahkan dari RS Bhakti Asih, Ciledug, Tangerang ke RS Polri Kramatjati, Jaktim sejak Jumat (12/6) sore lalu. Dia dipindahkan dengan pengawalan dua orang petugas kepolisian.
Putri ditemukan tewas dengan leher berlumuran darah di rumahnya, Minggu 7 Juni sekira pukul 15.30 WIB. Rizki alias Buyung juga ditemukan terkapar, dengan kondisi yang serupa.
Buyung adalah saksi kunci kasus pembunuhan adiknya. Dia satu-satunya orang yang ada di tempat kejadian saat pembunuhan Putri terjadi.
Keterangan Buyung diyakini bisa mengungkap tabir kematian Putri. Ia, kepada ibunya, pernah meminta maaf karena tak bisa mencegah tragedi dan menjaga Putri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)