NEWSTICKER
Ilustrasi Titik longsor terdeteksi di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ilustrasi Titik longsor terdeteksi di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

12 Daerah Berstatus Tanggap Darurat

Nasional banjir jakarta tanggap darurat bencana
Nur Azizah, Antonio • 06 Januari 2020 12:26
Jakarta: Sebanyak 12 pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat. Status ini ditetapkan usai 12 wilayah itu dilanda banjir dan longsor.
 
Berdasarkan data BNPB hingga 4 Januari 2020, sebanyak 1.317 rumah rusak berat, tujuh rumah rusak sedang, dan 544 rumah rusak ringan. Lima fasilitas umum rusak berat, dan tiga fasilitas pendidikan rusak ringan.
 
"Lalu, dua fasilitas peribadatan rusak sedang, dan 24 jembatan mengalami rusak berat," kata Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin, 6 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


12 daerah yang menyatakan status tanggap darurat yakni, Kota Bekasi yang menetapkan status tanggap darurat banjir dan tanah longsor pada 1-7 Januari 2020, Kabupaten Bekasi menetapkan status tanggap darurat banjir dan tanah longsor pada 2-8 Januari 2020, Kabupaten Bandung Barat menetapkan status tanggap darurat banjir dan tanah longsor pada 2-8 Januari 2020, Kabupaten Indramayu menetapkan status tanggap darurat banjir dan tanah longsor pada 2-8 Januari 2020.
 
Kota Depok menetapkan status tanggap darurat banjir, tanah longsor dan angin kencang pada 1-7 Januari 2020, Kabupaten Bogor menetapkan status tanggap darurat banjir dan tanah longsor pada 2-16 Januari 2020, Kabupaten Tangerang menetapkan status tanggap darurat banjir bandang dan tanah longsor 1-14 Januari 2020.
 
Kemudian, Kota Tangerang Selatan menetapkan status tanggap darurat banjir bandang dan tanah longsor pada 1-14 Januari 2020, Kabupaten Serang menetapkan status tanggap darurat banjir bandang dan tanah longsor pada 1-14 Januari 2020, dan Kabupaten Lebak menetapkan status tanggap darurat banjir bandang dan tanah longsor pada 1-14 Januari 2020.
 
"Dengan status tanggap darurat dari kepala daerah tersebut sekaligus mempermudah pemerintah pusat dalam memberikan bantuan. Dalam hal ini BNPB dapat memberikan bantuan dana siap pakai (DSP) ke pemerintah daerah," pungkas dia.
 
Pemerintah juga telah mempersiapkan dana stimulan bagi warga yang rumahnya rusak akibat banjir yang terjadi sejak Rabu 1 Januari 2020. Warga yang rumahnya rusak akan mendapatkan dana tersebut.
 
"Bapak presiden telah menugaskan BNPB rumah rusak berat itu nanti akan mendapatkan bantuan dana stimulan, senilai Rp50 juta. kemudian yang rusak sedang itu Rp25 juta, yang rusak ringan Rp10 juta rupiah," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo beberapa waktu lalu.
 
Doni menyatakan, bantuan ini dapat diberikan bagi warga yang di daerahnya telah ditetapkan status darurat bencana oleh masing-masing pemerintah daerah.
 
"Karena kalau tidak ada status darurat, BNPB tidak bisa memberikan bantuan kepada daerah tersebut," ujar Doni.
 


 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif