Pesawat Sriwijaya Air. Foto: MI
Pesawat Sriwijaya Air. Foto: MI

KNKT Terbitkan Laporan Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182

Theofilus Ifan Sucipto • 11 Mei 2021 16:04
Jakarta: Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menerbitkan laporan investigasi kecelakaan penerbangan pesawat Sriwijaya Air Boeing 737-500 dengan nomor penerbangan SJ-182 di Perairan Kepulauan Seribu. Laporan ini dirilis untuk mencegah kecelakaan pesawat kembali terjadi.
 
“Diharapkan agar kecelakaan transportasi dengan penyebab yang sama tidak kembali terulang," kata Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, dalam keterangan tertulis, Selasa, 11 Mei 2021.
 
Menurut dia, laporan itu memuat perkembangan proses pengumpulan, pencarian, pemeriksaan, dan analisis data atau barang bukti ihwal kecelakaan pesawat dengan nomor registrasi PK-CLC itu. Investigasi dilakukan sekitar tiga bulan pada 9 Januari hingga 31 Maret 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: CVR Sriwijaya SJ182 Ditemukan Kapal Penghisap Lumpur
 
Pada Januari 2021, KNKT membuat posko tanggap darurat di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) dan Pulau Lancang. Salah satu momen pentingnya, yakni penemuan black box berupa flight data recorder (FDR).
 
“Juga evakuasi temuan korban dan pengumpulan bagian puing pesawat serta melakukan wawancara dengan manajemen PT Sriwijaya Air,” papar Soerjanto.
 
KNKT mulai mencari cockpit voice recorder (CVR) pada Februari 2021. KNKT juga menggelar pertemuan dengan keluarga korban di Jakarta dan Pontianak.
 
“Kemudian menemukan mesin turbin Sriwijaya Air SJ-182 dan puing lainnya serta menerbitkan laporan pendahuluan,” ujar Soerjanto.
 
Pada Maret 2021, KNKT memakai metode baru untuk mencari CVR. Dengan penyedot lumpur kapal King Arthur 8, CVR berhasil ditemukan pada Selasa, 30 Maret 2021.
 
Soerjanto mengatakan laporan diterbitkan sesuai tugas dan tanggung jawab KNKT. Dia berharap laporan itu bermanfaat bagi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.
 
“Ini untuk menyebarluaskan informasi secara transparan,” tutur dia.
 
Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dari Jakarta menuju ke Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu, 9 Januari 2021. Sebanyak 59 dari 62 korban telah teridentifikasi per Selasa, 2 Maret 2021.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif