Jakarta: Indonesia berusaha mempercepat kedatangan bahan baku atau bulk vaksin covid-19 CoronoVac dari Sinovac, Tiongkok. Pemerintah menargetkan 140 juta dosis bulk vaksin datang sepanjang semester pertama 2021.
"Untuk 140 juta dosis (bulk vaksin covid-19 Sinovac) itu dalam satu semester," kata Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyri dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi VI DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021.
Dia menyebutkan pengiriman 140 juta dosis bulk vaksin covid-19 awalnya direncanakan dikirim dalam kurun 10 bulan. Namun, pemerintah berhasil meyakinkan Sinovac untuk mempercepat pengiriman.
"Karena kebutuhan kita untuk vaksinasi juga cukup tinggi," ungkap dia.'
Baca: Ini yang Harus Dilakukan Usai Disuntik Vaksin Covid-19
Indonesia sudah menerima 15 juta dosis bulk vaksin covid-19 dari Sinovac. Bahkan, Indonesia mendapat tambahan 1,5 juta dosis bulk vaksin dari perusahaan produsen vaksin asal Tiongkok tersebut.
"Jadi 16,5 juta bulk dosis sudah datang," sebut dia.
Bahan baku vaksin yang sudah ada di Indonesia mulai diproduksi Bio Farma. Dalam sepekan, tiga juta dosis vaksin covid-19 berhasil diproduksi.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan