medcom.id, Tangerang: Patung Soekarno-Hatta (Soetta) yang selalu menyambut pengunjung Bandara Internasional Soetta mulai dipindahkan Sabtu 9 Januari sekitar pukul 03.00 WIB. Pantung tersebut dipindahkan ke sebidang lahan dekat terminal tiga.
Head of Project Management Unit Bandara Internasional Soekarno-Hatta Agung Sedayu mengungkap alasan pemindahan patung Proklamator Indonesia itu. Salah satunya, terkait pengembangan bandara berkonsep Art Cultural Airport.
"Kami ingin patung kebanggaan itu bisa dilihat dari segala arah. Karena di tempat sebelumnya, posisi patung sangat tidak strategis," kata Agung kepada Metrotvnews.com, Sabtu (9/1/2016).
Pengembangan taxi air way yaitu penghubung landasan utara ke selatan di sisi timur juga menjadi faktor penyebab patung dipindahkan. Pengembangan taxi air way dalam rangka meningkatkan kapasitas sehingga memerlukan lahan di mana patung itu berdiri.
Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com, Patung Soekarno sudah dipindahakan dari pintu utama bandara ke bundaran terminal tiga. Namun, patung dengan tangan kanan menunjuk ke arah depan itu belum diturunkan dari truk pengangkut.
Sementara patung Wakil Presiden RI pertama Hatta masih berada di pintu masuk utama Bandara Internasional Soetta. Sama halnya dengan patung Soekarno, patung Hatta yg memiliki tinggi sekitar 10 meter itu dibalut terpal biru.
Pemindahan ikon kebanggaan Bandara Internasional Soetta ini terkait pengembangan bandara berkonsep Art Cultural Airport. Bandara Internasional Soekarno-Hatta diharapkan mampu mempromosikan Indonesia ke mata dunia.
Patung Presiden dan Wakil Presiden RI pertama itu diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Agustus 2007.
medcom.id, Tangerang: Patung Soekarno-Hatta (Soetta) yang selalu menyambut pengunjung Bandara Internasional Soetta mulai dipindahkan Sabtu 9 Januari sekitar pukul 03.00 WIB. Pantung tersebut dipindahkan ke sebidang lahan dekat terminal tiga.
Head of Project Management Unit Bandara Internasional Soekarno-Hatta Agung Sedayu mengungkap alasan pemindahan patung Proklamator Indonesia itu. Salah satunya, terkait pengembangan bandara berkonsep Art Cultural Airport.
"Kami ingin patung kebanggaan itu bisa dilihat dari segala arah. Karena di tempat sebelumnya, posisi patung sangat tidak strategis," kata Agung kepada
Metrotvnews.com, Sabtu (9/1/2016).
Pengembangan
taxi air way yaitu penghubung landasan utara ke selatan di sisi timur juga menjadi faktor penyebab patung dipindahkan. Pengembangan
taxi air way dalam rangka meningkatkan kapasitas sehingga memerlukan lahan di mana patung itu berdiri.
Berdasarkan pantauan
Metrotvnews.com, Patung Soekarno sudah dipindahakan dari pintu utama bandara ke bundaran terminal tiga. Namun, patung dengan tangan kanan menunjuk ke arah depan itu belum diturunkan dari truk pengangkut.
Sementara patung Wakil Presiden RI pertama Hatta masih berada di pintu masuk utama Bandara Internasional Soetta. Sama halnya dengan patung Soekarno, patung Hatta yg memiliki tinggi sekitar 10 meter itu dibalut terpal biru.
Pemindahan ikon kebanggaan Bandara Internasional Soetta ini terkait pengembangan bandara berkonsep Art Cultural Airport. Bandara Internasional Soekarno-Hatta diharapkan mampu mempromosikan Indonesia ke mata dunia.
Patung Presiden dan Wakil Presiden RI pertama itu diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Agustus 2007.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)