Kiri ke kanan: Dirut Telkom, Alex J Sinaga bersama Menkominfo, Rudiantara (MTVN/DANU)
Kiri ke kanan: Dirut Telkom, Alex J Sinaga bersama Menkominfo, Rudiantara (MTVN/DANU)

Kemenkominfo dan Komisi I Sepakat Bentuk Panja Pengawasan

Nasional menkominfo
Whisnu Mardiansyah • 20 Maret 2018 04:03
Jakarta: Komisi I DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sepakat membentuk panitia kerja (panja) pengawasan registrasi data pelanggan kartu pra bayar. Kesepakatan menyusul adanya laporan kebocoran data pelanggan saat registrasi nomor induk kependudukan (NIK).
 
"Dengan dibentuknya Panja, kita memperkuat perlindungan data pribadi pelanggan. Ini dilakukan karena belum adanya Undang-undang soal data pribadi," kata Menkominfo Rudiantara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 19 Maret 2018.
 
Dalam RDP itu dibahas juga rekonsiliasi antar operator untuk mensinkronisasi NIK dan KK yang diregistrasi dengan nomor berbeda. Rudiantara berharap, sinkronisasi data itu akan rampung pada Mei.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wakil Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengatakan Panja beranggotakan 25 orang yang terdiri dari anggota komisi I, Komifo, Dukcapil, dan operator seluler. Dalam dua pekan ke depan Panja ini sudah terbentuk.
 
Dia menjelaskan, Panja akan bertugas mengawasi proses pengumpulan data hingga proses pengolahan data. "Ada berbagai tahapan yang harus dilihat lebih detail oleh Panja," kata Meutya.
 
Meutya belum bisa membuktikan adanya kebocoran data pelanggan seperti berita yang beredar belakangan. Panja akan menilai proses pengumpulan data oleh Kominfo.
 
Berita kebocoran data bermula dari salah satu pelanggan operator seluler yang mengaku NIK miliknya diretas pelanggan lain ketika hendak melakukan registrasi ulang kartu prabayarnya. Dia bahkan menyebut jika NIK dan KK-nya digunakan 50 nomor telepon lain tanpa seizinnya.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif