Rangkaian kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus-Bundaran HI melintas di Stasiun Fatmawati.  ANTARA FOTO/Rivan Awal Linggafoc
Rangkaian kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus-Bundaran HI melintas di Stasiun Fatmawati. ANTARA FOTO/Rivan Awal Linggafoc

Tarif MRT Jakarta Kembali Normal

Nasional mrt
Nur Azizah • 13 Mei 2019 22:18
Jakarta: Program potongan harga tarif Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta sudah berakhir. Artinya, tarif MRT kembali normal, yakni Rp3 ribu untuk tarif minimal dan Rp14 ribu untuk tarif maksimal.
 
Kebijakan ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Nomor 34 Tahun 2019 tentang Tarif Angkutan Perkeretaapian Mass Rapid Transit dan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit. Tarif ini mulai berlaku mulai Senin, 13 Mei 2019.
 
"Pemberlakuan tarif normal akan disosialisasikan kepada masyarakatmelalui konten kanal media sosial dan website MRT Jakarta," kata Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin, 13 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kebijakan ini juga akan disosialisasikan di berbagai event dan mitra kerja sama MRT Jakarta. Selain kembali ke harga normal, PT MRT juga akan mengoperasikan 16 kereta Ratangga secara penuh.
 
Selama satu bulan terakhir, MRT hanya mengoperasikan delapan rangkaian kereta. Jarak tunggu atau headway pun akan dipercepat. Dari yang sebelumnya 10 menit sekali menjadi lima menit sekali.
 
Sedangkan untuk waktu operasional, MRT akan mulai melayani dari pukul 05.00 hingga 24.00 WIB. Sebelumnya, kereta cepat itu hanya melayani hingga pukul 22.00 WIB.
 
Sementara itu, jumlah penumpang MRT Jakarta sudah mencapai 82.615 orang per hari. Jumlah itu merupakan jumlah rata-rata sejak MRT dibuka secara komersial.
 
Dirut PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, penumpang tertinggi terjadi di tanggal 13 April dengan jumlah penumpang 119.748 orang. Pada saat itu, PT MRT sempat menutup sejumlah stasiun karena kapasitasnya terbatas.
 
"Kemudian pada hari-hari terakhir ini, kita sudah mencapai angka sekitar 90.000," kata William di Dukuh Atas, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
 
William menyebut, tren penumpang MRT mengalami kenaikan sejak adanya diskon tarif 50%. Stasiun yang paling ramai adalah Bundaran HI, Lebak Bulus, dan Dukuh Atas.
 
"Jadi stasiun itu adalah salah sartu stasiun yang paling ramai, disusul dengan Blok M dan Senayan," ujar dia.
 
Terkait dengan Stasiun Dukuh Atas sendiri, jumlah penumpang yang kita lihat total selama 3 minggu itu sebanyak 193 ribu penumpang, atau rata-rata sebesar 7.384 penumpang per hari. Jadi ada 4.000 di pagi dan kira-kira sekitar 3.000 lebih di sore yang menggunakan i
 
Rata-rata peningkatan penumpang saat hari kerja dan akhir pekan sebesar 11%. Kenaikan jumlah penumpang MRT berimbas pada peningkatan jumlah penumpang kereta rel listrik.
 
"Kebanyakan penumpang yang turun di sini adalah penumpang commuter karena mereka akan berinterkoneksi dengan KRL dan Rail Bandara, ataupun dengan TransJakarta," pungkas William
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif