Butuh Kecerdasan Kolektif Membuat Indonesia Maju
Mantan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi latief. (Foto: MI/Bary Fathahillah)
Jakarta: Mantan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi latief menyebut Indonesia sangat mungkin berdiri sebagai negara maju. Indonesia tak kekurangan orang-orang cerdas di berbagai bidang untuk merealisasikan hal tersebut.

Hanya saja untuk mewujudkannya tidak mudah. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi dan salah satu syarat menjadikan Indonesia sebagai negara maju adalah menumbuhkan kecerdasan kolektif.

"Kecerdasan kolektif berkaitan dengan kemampuan untuk menghargai perbedaan dan kesediaan bekerja sama antarwarga negara," ujarnya dalam keterangan pers kepada Medcom.id, Jumat, 30 November 2018.


Yudi mengatakan kecerdasan kolektif bisa dibentuk dari hal sederhana; mengamalkan Pancasila. Pancasila bukan sekadar ideologi namun juga pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Yudi selama ini Indonesia sulit melakukan hal-hal yang sifatnya menuntut kerja sama dan koordinasi. Satu contoh, pada Asian Games 2018, perolehan medali yang didapatkan Indonesia didominasi oleh cabang olahraga individual. 

"Di sisi lain, kita sulit meraih prestasi pada cabor yang mengandalkan kerja sama tim. Ini menunjukkan bangsa kita kurang kecerdasan kolektif untuk melangkah bersama," kata dia.

Memunculkan kecerdasan kolektif, tambah Yudi, tidak bisa seketika. Mengutip elemen pendidikan dari UNESCO paling tidak ada empat pilar yang harus ditegakkan dalam membentuk kecerdasan kolektif; belajar untuk mengetahui, belajar melakukan sesuatu, belajar menjadi sesuatu, dan belajar hidup bersama. 

“Pendidikan sejatinya tidak hanya sekedar proses untuk tahu. Tetapi, seperti yang disampaikan Ki Hajar Dewantara, pendidikan hakikatnya untuk menjadikan kita menjadi manusia seutuhnya. Itu yang selama 20 tahun reformasi kita lupakan," jelasnya.





(MEL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id