medcom.id, Jakarta: Pencarian pesawat AirAsia QZ8501 terus dilakukan. Mabes Polri menyiapkan tim Disaster Victim Identification (DVI) di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur.
"Di Jawa Timur kami buat posko tim DVI yang diperlukan keluarga penumpang untuk kebutuhan medis," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Agus Riyanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (29/12/2014).
Dia mengatakan, tim DVI di Bandara Juanda akan berkoordinasi dengan tim Basarnas. Tidak menutup kemungkinan, tim DVI diperbantukan untuk menenangkan keluarga korban.
"Tim DVI Mabes Polri juga telah berkoordinasi dengan Basarnas, sewaktu-waktu diperlukan," pungkasnya.
Pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ8501 tujuan Surabaya-Singapura hilang kontak pukul 06.17 WIB, Minggu (28/12/2014). Hingga saat ini, pencarian masih dilakukan.
medcom.id, Jakarta: Pencarian pesawat AirAsia QZ8501 terus dilakukan. Mabes Polri menyiapkan tim Disaster Victim Identification (DVI) di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur.
"Di Jawa Timur kami buat posko tim DVI yang diperlukan keluarga penumpang untuk kebutuhan medis," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Agus Riyanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (29/12/2014).
Dia mengatakan, tim DVI di Bandara Juanda akan berkoordinasi dengan tim Basarnas. Tidak menutup kemungkinan, tim DVI diperbantukan untuk menenangkan keluarga korban.
"Tim DVI Mabes Polri juga telah berkoordinasi dengan Basarnas, sewaktu-waktu diperlukan," pungkasnya.
Pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ8501 tujuan Surabaya-Singapura hilang kontak pukul 06.17 WIB, Minggu (28/12/2014). Hingga saat ini, pencarian masih dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)