Personel kepolisian mengangkut bantuan ke pesawat/Dok Humas Polri.
Personel kepolisian mengangkut bantuan ke pesawat/Dok Humas Polri.

Obat Hingga Anjing Pelacak Dikirim ke NTT

Nasional bencana polri cuaca ekstrem bencana alam siklon tropis NTT
Siti Yona Hukmana • 07 April 2021 16:00
Jakarta: Polri mengirimkan bantuan ke korban banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan itu disalurkan melalui Satuan Tugas (Satgas) Bencana Alam NTT di Mako Ditpoludara, Pondok Cabe, Jakarta Timur. 
 
"Saya tugaskan Kakorpolairud untuk memimpin perjalanan ini (terbang membawa obat-obatan). Tetap utamakan keselamatan personel dan pastikan semuanya aman dan selamat sampai tujuan," kata Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto dalam keterangan tertulis, Rabu, 7 April 2021. 
 
Baca: Update Bencana di NTT: 124 Meninggal, 13.230 Jiwa Mengungsi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Satgas Bantuan Bencana Alam itu dipimpin oleh Kakorpolairud Irjen Pol Verdianto I Bitticaca. Wakasatgas Operasi itu akan melaksanakan operasi kemanusiaan di NTT menggunakan pesawat Polri CN 295 P-4501.
 
"Laksanakan tugas dengan memperhatikan SOP yang berlaku dalam penanggulangan bencana. Tujuan kita adalah membantu meringankan beban korban bencana,” ungkap Arief.
 
Selain obat, Satgas Bantuan Penanganan Bencana Alam juga membawa berbagai bantuan lain dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Seperti, hand sanitizer dan makanan. 
 
Satgas juga membawa enam anjing pelacak (K-9) ke lokasi bencana di NTT. Sehingga, membantu pencarian korban bencana alam di sana.
 
Pelepasan personel ke NTT dilakukan dalam apel yang digelar pagi tadi. Sebelum pemberangkatan, pihaknya mengecek pesawat dan logistik. 
 
Pesawat telah mendarat di Bandara Larantuka Provinsi NTT pada pukul 13.35 WIB. Selanjutnya, bantuan langsung didistribusikan ke posko-posko pengungsian.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif