Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 11 September 2020. Foto: Antara/Fakhri Hermansyah
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 11 September 2020. Foto: Antara/Fakhri Hermansyah

Libur Panjang, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Nasional Virus Korona libur panjang protokol kesehatan
Siti Yona Hukmana • 26 Oktober 2020 12:37
Jakarta: Jasa Marga mengimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19) saat libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW. Puncak mudik diprediksi terjadi pada Rabu, 28 Oktober 2020. 
 
"Kami mohon komitmen pengguna jalan untuk dapat disiplin protokol kesehatan di mana pun berada," kata Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis, Senin, 26 Oktober 2020. 
 
Heru mengimbau masyarakat menghindari perjalanan saat puncak mudik untuk keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Volume lalu lintas diprediksi meningkat 21,77 persen saat libur panjang dari Selasa hingga Jumat, 27-30 Oktober 2020. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Volume Kendaraan ke Luar DKI Diprediksi Naik 21,77% Saat Libur Panjang
 
Menurut dia, saat puncak mudik, kepadatan di tempat istirahat atau rest area tak bisa dihindari. Demi mencegah virus korona, Jasa Marga mengoptimalkan layanan di berbagai fasilitas.
 
"Dengan penerapan physical distancing (jaga jarak) melalui pembatasan pengunjung dan kapasitas parkir maksimum 50 persen," ungkap Heru.
 
Jasa Marga, kata dia, juga menyiagakan petugas operasional dan pos pengamanan. Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan kepolisian terkait buka tutup di tempat istirahat saat terjadi antrean kendaraan.
 
Heru mengimbau pengguna jalan mengisi penuh bahan bakar minyak (BBM) dan membawa bekal dari rumah. Dengan begitu, mereka tidak perlu berhenti di rest area. 
 
"Jika harus mampir ke rest area untuk istirahat, kami imbau untuk tetap menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak, memilih untuk take away makanan dibandingkan makan di tempat, membawa peralatan ibadah pribadi, dan tidak perlu berlama-lama di rest area,” imbau Heru.
 
Pemudik diharap memastikan kendaraan dalam keadaan prima. Selain itu, mereka harus mengecek saldo uang elektronik cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas.
 
"Prediksi untuk puncak arus balik terjadi pada Minggu, 1 November 2020," kata Heru.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif