Ambon Kota Musik, Ikan, dan Perdamaian
Refleksi sejumlah anak berpose dengan latar belakang tugu pahlawan nasional Pattimura, di Ambon, Maluku. Foto: Antara/Jimmy Ayal.
Jakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, memantapkan diri untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi warganya. Ambon di masa depan diharapkan dikenal sebagai kota musik, ikan, dan perdamaian. 

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyampaikan cita-cita itu dalam Sarasehan Nasional Merawat Perdamaian: Belajar dari Resolusi Konflik dan Damai di Maluku dan Maluku Utara untuk Indonesia yang Bersatu, Berdaulat, Adil, dan Makmur. Acara digelar Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas).

"Ambon ke depan harus jadi city of music, city of fish, juga jadi kota peace dengan toleransi sebagai ikon," kata Richard di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 Juli 2018.


Menurut dia, tak berlebihan jika Ambon menyebut diri sebagai kota musik. DNA masyarakat Ambon sejak lahir, kata dia, ditakdirkan untuk bernyanyi.

"Anak kalau baru lahir itu dokter pegang tangannya dan dipukul bokongnya menangis. Tapi, kalau orang Ambon, anak kecil lahir anak kecil dipukul bokongnya oleh dokter langsung nyanyi dia itu," guyon Richard.

Richard mengatakan Ambon bisa 'mengekspor' penyanyi sebagai sarana ekonomi kreatif. Bukan lagi sekadar hobi, menyanyi juga memberi sumber pendapatan masyarakat Ambon.

"Saya bertemu penyanyi di Kalimantan, Manado, tahunya mereka semua dari Ambon. Masyarakat kita diberkati talenta itu," ujar Richard.

Baca: Ambon Belajar dari Pengalaman

Di sisi lain, Ambon diharapkan juga menjadi kota ikan. Pemkot akan memaksimalkan potensi kekayaan ikan di laut sebagai sumber pendapatan daerah bahkan nasional.

"Ikan di kota kami melimpah. Kami tiap hari makan ikan. Beda dengan orang-orang di pulau Jawa makannya ayam, kita makan ayam atau daging cuma pas pesta," tutur Richard.

Terakhir, Pemkot akan mengampanyekan Ambon sebagai kota perdamaian. Terlepas peristiwa konflik 1999, Ambon kini ingin dikenal sebagai kota dengan penuh toleransi di tengah keragaman masyarakatnya.

"Kuncinya soal toleransi di Ambon, sebuah fakta sosial dan memperkenalkan dunia tentang toleransi enggak usah jauh-jauh. Sambil makan ikan dan menyanyi bersama," jelas Richard.



(OGI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id