Briptu Syukron Baru Sebulan Berdinas di Mako Brimob

Suci Sedya Utami 10 Mei 2018 15:46 WIB
kerusuhan penjara
Briptu Syukron Baru Sebulan Berdinas di Mako Brimob
Ilustrasi--Petugas berjaga di depan Rutan Cabang Salemba Mako Brimob di dalam Mako Brimob Polda Metro Jaya. Foto MI Rommy
Jakarta: Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli menjadi salah satu korban yang gugur dalam insiden kerusuhan di Markas Komando (Mako) Brigade Mobil (Brimob), Kelapa Dua, Depok. Dia baru saja dipercaya ditugaskan di Mako Brimob selama sebulan.

"Baru selesai pendidikan kurang lebih tujuh bulan, dan baru ditempatkan di Mako Brimob sekitar tiga minggu hingga satu bulan," kata Kepala RT 004 Kompleks TNI AD Cakung Barat, Prayitno kepada Medcom.id, Kamis, 10 Mei 2018.

Prayitno menjelaskan, Syukron telah tinggal tercatat sebagai warga ber-KTP di lingkungan RT 004 sejak tahun 2015. Dia bilang, pascalulus sekolah, Syukron hijrah ke Jakarta dari Kebumen dan tinggal di tempat sang bibi.


Baca: Wiranto Jelaskan Alasan Pemindahan 145 Napiter

Syukron berniat untuk mendaftar angkatan darat namun tidak lolos seleksi. Kemudian mencoba anggatan laut, namun terkendala karena memiliki varises dan terakhir mencoba akademi kepolisian.



Syukron bisa masuk ke akademi polisi karena memiliki prestasi di bidang olahraga, terutama untuk cabang volley. "Jadi lewat cabang olahraga itu," jelas dia.

Seperti diketahui, Selasa, 8 Mei 2018, kerusuhan pecah di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Lima polisi pun gugur dalam peristiwa ini. Empat di antara korban gugur merupakan anggota Densus 88 Antiteror dan satu anggota Brimob Polda Metro Jaya. Peristiwa ini juga menewaskan satu narapidana terorisme.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id