Bamsoet: Dosen Terkait ISIS dan HTI, Wajib Dipecat

Intan Yunelia 12 Juni 2018 15:54 WIB
Radikalisme di Kampus
Bamsoet: Dosen Terkait ISIS dan HTI, Wajib Dipecat
Bambang Soesatyo dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa, 12 Juni 2018.Medcom.id/Intan Yunela
Jakarta: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta rektor tak segan memecat dosen yang terbukti beridelologi radikal. Apalagi dosen tersebut diketahui bergabung dengan kelompok radikal, seperti Islamic State in Irak and Syria (ISIS) atau Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Jika ada dosen terbukti menjadi pengikut ormas terlarang seperti ISIS atau HTI, pimpinan kampus wajib memecat dosen itu," kata Bamsoet, di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut politikus Partai Golkar itu, dosen wajib berwawasan nusantara dan kebangsaan. Jadi, tambah dia, perlu ada penguatan kapasitas dosen. "Selain itu, mata kuliah dosen mata kuliah agama sangat penting dalam mengisi wawasan keagamaan mahasiswa," jelas Bamsoet.


Kualifikasi utama dosen agama di kampus adalah mereka yang berwawasan kebangsaan dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar ideologi. "Di samping tentu saja menguasasi disiplin ilmu agama," ucapnya.

Pihak kampus pun wajib mengaktifkan dosen sebagai penggerak wawasan keindonesiaan dan kebangsaan dalam proses edukasi di kampus. "Baik dalam kelas, ruang laboratorium, perpustakaan hingga forum diskusi informal di kantin," tegas Bamsoet.



(CEU)