medcom.id, Jakarta: Atribut seperti syal dan baju kaus Persib Bandung paling diminati para suporter yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Sebagian besar para pedagang mengaku barang dagangan yang berbau Persib habis terjual.
"Syukurlah yang laku keras itu syal Persib," kata Arip, 30, pedagang khusus syal saat merapikan barang dagangan yang masih tersisa di Pintu Masuk VII SUGBK, Jakarta, Minggu (18/10/2015).
Menurut dia, sekitar 320 buah syal sudah habis dibeli para pendukung Persib Bandung. Pria asli Bandung ini mengungkapkan, kondisi jual beli saat laga final Piala Presiden ini tak jauh berbeda saat laga pembukaan di Bali.
Arip puas barang dagangan yang dibawa selalu habis diborong pembeli. Pasalnya, dia harus datang jauh-jauh ke Jakarta maupun Bali.
Hal yang sama juga diungkapkan Soleh, 35. Pedagang khusus menjual kaus bola ini mengatakan dari seluruh barang dagangan yang digelar, kaus Persib menjadi primadona para pembeli.
Tak butuh waktu lama, kaos seharga 50 ribu itu habis dibeli dalam waktu lima menit. "Alhamdulillah kalau untuk kaus Persib, bawa dua setengah lusin aja langsung habis," ujar Soleh.
Atribut klub Sriwijaya juga banyak diminati oleh para pengunjung. Seperti yang diungkapkan oleh Dede, 45, meski syal Sriwijaya masih tersisa, namun kaus bola Sriwijaya sudah habis diborong para pembeli.
"Alhamdulillah, jualan hari ini laku. Khususnya kaus Sriwijaya udah habis dari tadi," ungkap dede.
medcom.id, Jakarta: Atribut seperti syal dan baju kaus Persib Bandung paling diminati para suporter yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Sebagian besar para pedagang mengaku barang dagangan yang berbau Persib habis terjual.
"Syukurlah yang laku keras itu syal Persib," kata Arip, 30, pedagang khusus syal saat merapikan barang dagangan yang masih tersisa di Pintu Masuk VII SUGBK, Jakarta, Minggu (18/10/2015).
Menurut dia, sekitar 320 buah syal sudah habis dibeli para pendukung Persib Bandung. Pria asli Bandung ini mengungkapkan, kondisi jual beli saat laga final Piala Presiden ini tak jauh berbeda saat laga pembukaan di Bali.
Arip puas barang dagangan yang dibawa selalu habis diborong pembeli. Pasalnya, dia harus datang jauh-jauh ke Jakarta maupun Bali.
Hal yang sama juga diungkapkan Soleh, 35. Pedagang khusus menjual kaus bola ini mengatakan dari seluruh barang dagangan yang digelar, kaus Persib menjadi primadona para pembeli.
Tak butuh waktu lama, kaos seharga 50 ribu itu habis dibeli dalam waktu lima menit. "
Alhamdulillah kalau untuk kaus Persib, bawa dua setengah lusin aja langsung habis," ujar Soleh.
Atribut klub Sriwijaya juga banyak diminati oleh para pengunjung. Seperti yang diungkapkan oleh Dede, 45, meski syal Sriwijaya masih tersisa, namun kaus bola Sriwijaya sudah habis diborong para pembeli.
"
Alhamdulillah, jualan hari ini laku. Khususnya kaus Sriwijaya udah habis dari tadi," ungkap dede.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)