AI Impact Challenge 2026
AI Impact Challenge 2026

Jebolan METC Beradu Inovasi di AI Impact Challenge 2026

Muhammad Syahrul Ramadhan • 20 Juni 2026 17:54
Ringkasnya gini..
  • AI Impact Challenge Innovation Showcase, sebuah ajang apresiasi serta pameran inovasi yang menampilkan karya-karya terbaik.
  • Sebanyak 363 tim berpartisipasi dan berkompetisi untuk menghadirkan solusi inovatif.
  • Para pemenang yang diumumkan dalam acara innovation showcase.
Jakarta: Microsoft Indonesia bersama Dicoding Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar AI Impact Challenge Innovation Showcase, sebuah ajang apresiasi serta pameran inovasi yang menampilkan karya-karya terbaik para peserta program Microsoft Elevate Training Center (METC). 
 
Diselenggarakan di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, acara ini menjadi puncak rangkaian AI Impact Challenge yang mempertemukan talenta digital, pemerintah, dan industri untuk menyaksikan berbagai solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menjawab tantangan nyata di masyarakat.
 
AI Impact Challenge adalah kompetisi yang dirancang khusus bagi lulusan Microsoft Elevate Training Center untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan AI yang telah mereka pelajari pada proyek nyata.

Kompetisi ini terdiri dari dua jalur, yaitu Datathon, yang berfokus pada analisis data dan pemanfaatan AI untuk menghasilkan rekomendasi berbasis data, serta Hackathon, yang menantang peserta untuk membangun solusi digital inovatif terhadap permasalahan di dunia nyata.
 
Microsoft Elevate Training Center sendiri merupakan bagian dari inisiatif global Microsoft Elevate yang bertujuan mempercepat pengembangan keterampilan AI dan kompetensi digital. Melalui program ini, pada 2026, lebih dari 42.000 talenta digital Indonesia telah memperoleh akses pembelajaran dalam bidang artificial intelligence, machine learning, data science, dan teknologi cloud berbasis Microsoft Azure.
  Selain pembelajaran mandiri melalui platform Dicoding, peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan online dan offline yang dipandu para praktisi industri. Program ini dirancang untuk memastikan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan AI untuk menghasilkan dampak nyata.
 
Dalam penyelenggaraan AI Impact Challenge tahun ini, sebanyak 363 tim berpartisipasi dan berkompetisi untuk menghadirkan solusi inovatif yang menjawab berbagai tantangan pada sektor publik maupun industri. 
 
Para pemenang yang diumumkan dalam acara innovation showcase memperoleh kesempatan untuk memamerkan solusi mereka melalui booth showcase, melakukan presentasi di hadapan para pemangku kepentingan, serta mendapatkan apresiasi langsung dari perwakilan pemerintah dan industri.
 
Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Jenderal Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital, menyampaikan bahwa “Kementerian Komdigi mengapresiasi dan mendukung program kolaborasi "AI Impact Challenge" dari Microsoft Elevate Training Centre. Dukungan Kementerian adalah bukti komitmen kami dalam memperkuat kedaulatan bangsa di bidang AI. Aspek AI Sovereignty ini sangatlah penting agar Indonesia dapat maju di bidang teknologi, memecahkan masalah-masalah riil di masyarakat dengan kekuatan kita sendiri.”
 
Alfreno Kautsar Ramadhan, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kepemudaan dan Startup, menegaskan “komitmen pemerintah untuk menyediakan berbagai use case nyata dari masyarakat guna memantik lahirnya inovasi berbasis AI.” Melalui pendekatan ini, Alfreno berharap bahwa “para talenta digital dapat merancang solusi teknologi yang lebih relevan dengan kebutuhan konkret di lapangan.”
 
Widya Listyowulan, Government Affairs Director, Microsoft Indonesia menyampaikan “Microsoft memandang AI Impact Challenge ini lebih dari sekadar kompetisi teknologi. Inilah bentuk pengembangan SDM digital yang strategis karena berorientasi pada pemecahan masalah yang kita hadapi setiap hari. Inovasi yang hadir bisa bermanfaat bagi masyarakat. Microsoft bangga menjadi bagian dari ekosistem ini dan akan terus mendukung pemerintah dalam merancang kebijakan yang mendorong adopsi AI yang bertanggung jawab, berdampak, dan merata."
 
Narenda Wicaksono, CEO Dicoding Indonesia, mengatakan Indonesia Developer Outlook 2026 menunjukkan bahwa 67,3% talenta digital Indonesia telah menggunakan AI setiap hari dalam aktivitas mereka, dan 93,6% di antaranya merasakan peningkatan produktivitas yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa AI bukan lagi teknologi masa depan, melainkan keterampilan yang harus dimiliki saat ini.
 
"Melalui Microsoft Elevate Training Center, kami ingin memastikan talenta digital Indonesia tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis AI yang memberikan dampak nyata. AI Impact Challenge menjadi bukti bahwa ketika talenta diberikan akses pembelajaran yang tepat, mereka mampu menghadirkan inovasi yang relevan untuk menjawab berbagai tantangan di masyarakat, industri, maupun pemerintahan," jelasnya.
 
Narenda juga menambahkan bahwa kolaborasi antara Microsoft dan Dicoding sejak 2025 telah membuka akses pembelajaran teknologi bagi lebih dari 80 ribu talenta digital Indonesia serta menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat daya saing bangsa pada era transformasi digital berbasis AI.
 
Melalui AI Impact Challenge Innovation Showcase, Microsoft, Dicoding, dan Komdigi berharap semakin banyak talenta digital Indonesia yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang kuat, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. 
 
Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, industri, dan talenta digital diharapkan dapat terus memperkuat ekosistem AI Indonesia sekaligus mendorong lahirnya solusi-solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan bangsa.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>