MGN Summit Indonesia 2021: Publick Heath-Vaccine What to Expect varian baru virus covid-19. (Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
MGN Summit Indonesia 2021: Publick Heath-Vaccine What to Expect varian baru virus covid-19. (Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)

Lonjakan Covid-19 Bukan Sepenuhnya Disebabkan Gempuran Varian Delta

Nasional Virus Korona covid-19 Pasien Covid-19 pandemi covid-19 Satgas Covid-19 Mutasi virus Penularan covid-19 Pengidap Covid-19 Varian Baru Covid-19
Fachri Audhia Hafiez • 21 September 2021 19:51
Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebut lonjakan kasus virus korona di Indonesia pada Juli 2021 bukan sepenuhnya karena gempuran varian Delta. Menurunnya kepatuhan protokol kesehatan juga ikut memicu lonjakan tersebut.
 
"Gelombang kedua di Indonesia tidak semata-mata terjadi karena kekuatan infeksius dari Delta," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melalui konferensi pers virtual, Selasa, 21 September 2021.
 
Wiku mengatakan varian Delta sudah ditemukan di Indonesia sejak Januari 2021. Lima bulan berselang, varian Delta baru mulai meningkat penularannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lemahnya kesadaran protokol kesehatan dinilai membuat kasus covid-19 di hulu menyebar cepat. Hal ini akibat interaksi antarmanusia yang meningkat, seperti pada periode libur panjang dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat.
 
"Kita juga tidak bisa melupakan bahwa kenaikan kasus covid-19 sangat lekat kaitannya dengan interaksi antarmanusia," ujar Wiku.
 
Baca: Penanganan Covid-19 Indonesia Dipuji, Masyarakat Diminta Tak Lengah
 
Interaksi manusia, kata Wiku, dapat digambarkan melalui tingkat mobilitas. Satgas Penanganan Covid-19 menyadari hal itu dan mengeluarkan formula pembatasan perjalanan.
 
Pencegahan berlapis juga mencegah varian seperti Mu dan Lamda masuk ke Indonesia. Wiku mengatakan tidak hanya mobilitas internasional yang perlu menjadi perhatian, namun juga pergerakan domestik di dalam negeri mesti diawasi.
 
"Kita harus mengetahui pula bahwa dalam mencegah lonjakan kasus berbagai upaya pengendalian harus dilakukan sebagai bentuk penerapan kebijakan berlapis," ucap Wiku.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif