Puncak Arus Mudik Libur Imlek Diprediksi Malam Nanti

Whisnu Mardiansyah 15 Februari 2018 18:24 WIB
imlek
Puncak Arus Mudik Libur Imlek Diprediksi Malam Nanti
Ilustrasi GT Cikarang Utama/ANT/Wahyu Putro
Jakarta: PT Jasa Marga memprediksi volume kendaraan yang melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama pada liburan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 15-18 Februari 2018 bakal meningkat signifikan.

Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik libur panjang Hari Raya Imlek di GT Cikarang Utama arah Cikampek terjadi Kamis, 15 Februari 2018.

"Jumlah kendaraan meningkat sebanyak 78 ribu kendaraan. Jumlah ini meningkat sebesar 4,29 persen dari lalu lintas normal sebanyak  74.785 kendaraan," kata Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru melalui keterangan tertulis, Kamis, 15 Februari 2018.


Sedangkan puncak arus balik diprediksi jatuh pada Minggu, 18 Februari 2018. Volume lalu lintas di GT Cikarang Utama arah Jakarta diperkirakan meningkat hingga 92 ribu kendaraan atau 7,98 persen dari volume lalu lintas normal 85.200 kendaraan.

Titik simpul kepadatan kendaraan arus mudik liburan Imlek akan terjadi di simpang susun Cikunir, pertemuan arus lalu lintas dari tol dalam kota, Pondok Indah, dan Tanjung Priuk. Kepadatan juga bakal terjadi di Rest Area Km 19 A, Km 33 A, Km 39 A, Km 57 A, Km 21 A , Km 37 A, dan GT Cikarang Utama.

"Sedangkan pada arus balik diprediksi akan terjadi kepadatan di Simpang Susun Dawuan pertemuan arus lalu lintas dari tol Cipali dan Purbaleunyi," jelas Dwimawan.

Petugas menyiapkan beberapa skema untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.  Mereka bakal memaksimalkan 20 gardu masuk dan 29 gardu keluar.

Pengalihan rute untuk mengurai kendaraan pada kondisi peak hour pun bakal dilakukan. Kendaraan keluar GT Cikarang Barat 3 dan pengalihan arus lalin ke jalan arteri alternatif berdasarkan diskresi kepolisian, serta pengalihan lalu lintas ke Kalimalang 2 di Simpang Susun Cikunir juga menjadi pilihan.

Pemberlakuan sistem contraflow  berdasarkan diskresi kepolisian di Km 21+000A sampai dengan Km 33+000A, Km 48+200A sampai dengan Km 62+000A saat arus mudik. Dan  Km 69+200B sampai dengan Km 50+000B saat arus balik.

Berdasarkan  Surat Edaran Nomor SE. 1/AJ.201/DRJD/2018 tanggal 15 Februari 2018 Kementrian Perhubungan  yang mengatur operasional mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih selama periode libur panjang Hari Raya Imlek.

Terhitung 15 Februari 2018 pukul 15.00 WIB hingga 16 Februari 2018 pukul 12.00 WIB, kendaraan barang dengan sumbu tiga atau lebih diminta menggunakan jalur arteri dan tidak melalui ruas jalan tol Jakarta-Cikampek maupun sebaliknya.

Larangan operasional mobil barang dengan tiga sumbu ini dikecualikan untuk bahan bakar gas, bahan bakar minyak, pupuk, bahan pokok, ternak, susu murni, bahan antaran pos dan uang serta barang ekspor/impor dari lokasi industri rumahan dan atau sebaliknya ke pelabuhan ekspor/impor.



(OJE)