medcom.id, Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tengah melakukan koordinasi dengan otoritas di Yaman untuk mendalami informasi soal 21 warga negara Indonesia yang ditahan di sana. Saat ini, Kementerian Luar Negeri belum mendapat informasi resmi.
"Kita coba akses masuk sampai sekarang belum mendapatkan informasi. Kita akan terus lakukan komunikasi dengan otoriritas setempat dan mendapat akses bertemu di WNI," ujar Retno seusai rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2015).
Retno mengaku, Kemenlu terus berkomunikasi. Sebab informasi yang selama ini simpang siur. Menurut dia, informasi awal ada 23 WNI yang ditahan. Tapi belakangan, informasinya menjadi 21 WNI.
Dia pun belum mengungkap apa alasan penahanan kepada WNI tersebut. Namun yang pasti, Retno menerangkan, mereka yang ditahan adalah mahasiswa. "Ya informasinya begitu, ya karena kita dapatkan dari otoritas setempat," sebut dia.
medcom.id, Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tengah melakukan koordinasi dengan otoritas di Yaman untuk mendalami informasi soal 21 warga negara Indonesia yang ditahan di sana. Saat ini, Kementerian Luar Negeri belum mendapat informasi resmi.
"Kita coba akses masuk sampai sekarang belum mendapatkan informasi. Kita akan terus lakukan komunikasi dengan otoriritas setempat dan mendapat akses bertemu di WNI," ujar Retno seusai rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2015).
Retno mengaku, Kemenlu terus berkomunikasi. Sebab informasi yang selama ini simpang siur. Menurut dia, informasi awal ada 23 WNI yang ditahan. Tapi belakangan, informasinya menjadi 21 WNI.
Dia pun belum mengungkap apa alasan penahanan kepada WNI tersebut. Namun yang pasti, Retno menerangkan, mereka yang ditahan adalah mahasiswa. "Ya informasinya begitu, ya karena kita dapatkan dari otoritas setempat," sebut dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KRI)