medcom.id, Jakarta: Penyebab ledakan di Jalan Jati Bunder, RT 17 RW 9, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat belum diketahui pasti. Namun, menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Unggung Cahyono, ditemukan serbuk yang diduga black powder di tempat kejadian perkara (TKP).
Black powder adalah bahan peledak berdaya ledak rendah. Di lokasi, kata Unggung, juga ditemukan bungkusan mercon banting.
Yang pasti, Unggung mengatakan benda yang ditemukan bukan bom berdaya ledak tinggi.
"Tidak ada detonator, tidak ada pemicu, tapi ditemukan plastik seperti black powder. Nanti, kami akan pastikan apakah itu black powder atau apa," kata Unggung kepada Metro TV, Rabu (8/4/2015).
Di TKP, polisi juga menemukan tiga bungkusan pelastik berisi benda yang diduga bom banting. Total 49 buah. Kantong pertama dan kedua berisi 11 buah dan kantong terakhir 27 buah. Penggunaan bom ini diduga dilempar.
"Ini belum digunakan. Sepertinya sedang dirakit meledak," pungkasnya.
medcom.id, Jakarta: Penyebab ledakan di Jalan Jati Bunder, RT 17 RW 9, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat belum diketahui pasti. Namun, menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Unggung Cahyono, ditemukan serbuk yang diduga black powder di tempat kejadian perkara (TKP).
Black powder adalah bahan peledak berdaya ledak rendah. Di lokasi, kata Unggung, juga ditemukan bungkusan mercon banting.
Yang pasti, Unggung mengatakan benda yang ditemukan bukan bom berdaya ledak tinggi.
"Tidak ada detonator, tidak ada pemicu, tapi ditemukan plastik seperti black powder. Nanti, kami akan pastikan apakah itu black powder atau apa," kata Unggung kepada Metro TV, Rabu (8/4/2015).
Di TKP, polisi juga menemukan tiga bungkusan pelastik berisi benda yang diduga bom banting. Total 49 buah. Kantong pertama dan kedua berisi 11 buah dan kantong terakhir 27 buah. Penggunaan bom ini diduga dilempar.
"Ini belum digunakan. Sepertinya sedang dirakit meledak," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KRI)