Kaca di Mal Taman Anggrek pecah karena ledakan. Foto: Istimewa.
Kaca di Mal Taman Anggrek pecah karena ledakan. Foto: Istimewa.

Tenaga Teknik Mal Taman Anggrek Diperiksa

Nasional ledakan Ledakan di Mal Taman Anggrek
Siti Yona Hukmana • 21 Februari 2019 12:55
Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat masih menyelidiki penyebab pipa gas meledak di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. Sejumlah orang sudah diperiksa.
 
"Penyidik Polres Jakarta Barat sudah periksa lima saksi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 21 Februari 2019.
 
Kelimanya merupakan karyawan mal. Mereka di antaranya tenaga teknik dan sekuriti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu sudah kita lakukan pemeriksaan ya," imbuh dia.
 
Dia menambahkan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara (TKP) sudah dibawa ke laboratorium forensik Mabes Polri. Ini untuk mengetahui jelas penyebab ledakan pipas gas.
 
"Saat ini masih dalam pemeriksaan labfor Mabes Polri," pungkas Argo.
 
Ledakan terjadi di Mal Taman Anggrek, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu, 20 Februari 2019 sekitar pukul 10.30 WIB. Sumber ledakan diduga dari pipa gas lantai 4 di salah satu penyewa (tenant) food court yang sedang direnovasi.
 
(Baca juga:Tiga Korban Ledakan Mal Taman Anggrek Dirawat Intensif)
 
Akibat ledakan itu beberapa kaca pecah dan menimbulkan kepulan asap. Manajemen Mal Taman Anggrek melalui akun instagram resmi menyatakan kejadian sudah ditangani dan mal beroperasi dengan normal.
 
Ledakan itu menimbulkan korban sebanyak tujuh orang. Tiga di antaranya perlu mendapatkan perawatan intensif karena luka bakar.
 
Dokter Rumah Sakit Royal Taruma Elfrida Rinawaty Manurung mengatakan kondisi ketiga korban ledakan mengalami luka bakar di saluran pernapasan. Sehingga harus dirawat di ruang khusus.
 
"Ditakutkan nanti bengkak dan tidak bisa bernapas. Karena setiap orang beda-beda. Ada yang cepat satu dua hari terjadi bengkak di saluran napasnya," terang dia, di Jakarta Barat, 20 Februari 2019.
 
Elfrida mengatakan pihaknya memberikan pengawasan khusus terhadap ketiga korban. Ini untuk memastikan korban ditangani secara intensif dan sesuai yang dibutuhkan.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif