Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto - ANT/Rosa Panggabean.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto - ANT/Rosa Panggabean.

Panglima Hadi Batalkan Mutasi Pati TNI

Golda Eksa, Haifa Salsabila • 20 Desember 2017 10:36
Jakarta: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membatalkan mutasi sejumlah perwira tinggi (pati) TNI. Ini sesuai Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982.a/XII/2017 tertanggal 19 Desember 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI yang berisi perubahan atas Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982.a/XII/2017. 
 
"Tentang surat keputusan itu benar. Surat keputusan yang lama tetap berjalan, namun ada sebagian yang direvisi dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi," ujar Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen MS Fadhilah kepada Medcom.id saat dikonfirmasi, Rabu, 20 Desember 2017. 
 
Terkait surat itu ada 14 pati dan 2 perwira yang batal dimutasi. Salah satunya Letjen TNI Edy Rahmayadi.
 
Dia batal pensiun dini dari posisinya sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Edi sebelumnya mengajukan pengunduran diri untuk maju dalam pilgub Sumatera Utara. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nama lain yang batal dimutasi yakni Mayjen Sudirman yang saat ini menjabat Asisten Operasi Kepala Staf TNI AD diangkat sebagai Pangkostrad, Mayjen (Mar) Bambang Suswanto dari Komandan Korps Marinir menjadi Dankodiklat TNI, dan Mayjen AM Putranto dari Pangdam ISI/Sriwijaya menjadi Asisten Operasi KSAD.
 
Gatot Nurmantyo pada 4 Desember 2017 memutasi 85 pati. Namun, sesuai surat yang mencantumkan nama Hadi Tjahjanto, hanya 14 pati dan 2 perwira menengah yang masuk daftar pembatalan mutasi.
 


 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif