Pengecekan stok tahu dan tempe di pasar-pasar Jakarta Utara. Medcom.id/Yurike Budiman
Pengecekan stok tahu dan tempe di pasar-pasar Jakarta Utara. Medcom.id/Yurike Budiman

Stok Tempe dan Tahu di 11 Pasar Jakarta Utara Aman

Nasional kedelai harga kedelai Tempe
Yurike Budiman • 06 Januari 2021 03:38
Jakarta: Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Utara memastikan ketersediaan stok tempe dan tahu di Jakarta Utara aman. Kepastian itu setelah pemantauan di sejumlah pasar.
 
"Kami sudah melakukan pemantauan pada 11 pasar di Jakarta Utara," kata Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto, saat dikonfirmasi, Selasa, 5 Januari 2021.
 
Unang menuturkan pihaknya memantau enam pasar di empat kecamatan pada Senin, 4 Januari 2020. Dua pasar di Kecamatan Penjaringan, yakni Pasar Pluit dan Teluk Gong. Dua pasar di Kecamatan Kelapa Gading: Pasar Inpres dan Pasar Mandir; Pasar Koja Baru di Kecamatan Koja; dan Pasar Pademangan Barat di Kecamatan Pademangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hasil temuan lapangan menunjukkan ada kenaikan harga (tempe dan tahu) yang bervariasi di sejumlah pasar. Kenaikan tersebut lebih tinggi kisaran Rp1.000 dari harga sebelumnya," kata Unang.
 
Sementara itu, pihaknya mengawasi lima pasar pada Selasa, 5 Januari 2021. Yakni Pasar Pelita, Pasar Anyar Bahari, Pasar Kebon Bawang, Pasar Sungai Bambu, di Kecamatan Tanjung Priok; dan Pasar Pluit Penjaringan di Kecamatan Penjaringan.
 
"Untuk kenaikan harga masih sama, kalaupun ada tahu dan tempe yang bernilai jual tetap bentuknya dikecilkan," ujar dia.
 
Pihaknya juga mengecek cabai. Ini untuk memastikan tak ada cabai yang diwarnai seperti kasus di Temanggung.
 
"Tidak ditemukan adanya cabai dicat seperti yang sempat viral tempo hari, di DKI Jakarta tidak ada," tutur dia.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif