Ilustrasi pembuatan vaksin. Shutterstock
Ilustrasi pembuatan vaksin. Shutterstock

Pengembangan Bibit Vaksin Merah Putih Rampung 60%

Kautsar Widya Prabowo • 24 Desember 2020 21:27
Jakarta: Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Amin Soebandrio mengatakan proses mengembangkan bibit vaksin merah putih terus berjalan. Calon vaksin covid-19 buatan Indonesia ditargetkan masuk industri awal 2021.
 
"Saat ini dalam persentase 60 persen dari proses laboratoriumnya," ujar  Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Amin Soebandrio, di Graha BNPB, Kamis, 24 Desember 2020.
 
Amin mengatakan pengembangan vaksin merah putih berjalan sesuai jadwal. Pada Maret 2021, bibit vaksin akan mulai didistribusi.

"Bibit vaksinnya (didistribusi) ke industri untuk dilanjutkan ke uji selanjutnya, yakni praklinis, klinis satu, dua, dan tiga. Sejauh ini on the track," jelasnya.
 
Baca: Pemerintah Upayakan Percepat Uji Klinis Vaksin Merah Putih
 
Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) bakal mempercepat proses uji klinis vaksin covid-19 buatan Indonesia atau vaksin Merah Putih. Percepatan disebut tak menghilangkan protokol pengujian.
 
"Kita akan melakukan upaya percepatan untuk uji klinis, tetap dengan memperhatikan semua protokol yang dibutuhkan," kata Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Jumat, 18 Desember 2020.
 
Bambang mengaku sudah berkomunikasi dengan PT Biofarma dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pemerintah ingin pelaksanaan uji klinis berlangsung lebih cepat agar hasilnya segera bisa divalidasi.
 
"Harapannya akhir tahun 2021 sudah bisa diproduksi dan diberikan kepada penerima vaksin," ungkap Bambang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan