Ketua Yayasan lembaga Konsumen Indonesia, Tulus Abadi. (foto: Metro TV)
Ketua Yayasan lembaga Konsumen Indonesia, Tulus Abadi. (foto: Metro TV)

Selamat Pagi Indonesia MetroTV

Wacana Penghapusan Kelas BPJS Kesehatan Jangan Sampai Bebani Masyarakat

MetroTV • 01 Oktober 2021 22:20
Jakarta: Ketua Yayasan lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi mengatakan, rencana penghapusan kelas BPJS Kesehatan harus mempertimbangkan kemampuan berbagai pihak, khususnya pasien kelas tiga.
 
"Yang rawan adalah pasien kelas tiga yang mandiri. Harus diperhitungkan kemampuan bayarnya," ujar Tulus Abadi dikutip dari Metro TV, Jumat, 1 Oktober 2021.
 
Kebijakan ini direncanakan akan mulai berlaku tahun 2022 atau paling lambat 1 Januari 2023. BPJS akan hapus kategori kelas satu, dua dan tiga dalam pelayanan rawat inap dan akan diganti dengan kelas standar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kebijakan ini tengah digodok oleh berbagai pihak. Salah satunya, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).
 
"Sebetulnya kita memperhatikan dengan standar praktek aktuaria jaminan sosial yang berlaku. Kami lakukan beberapa simulasi untuk melihat kemampuan bayar dari masyarakatnya," ujar Anggota DJSN Muttaqien. (Mentari Puspadini)
 
(PRI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif