medcom.id, Washington: Pemerintah Indonesia meminta bantuan Amerika Serikat (AS) untuk membantu mencari keberadaaan pesawat AirAsia QZ8501 yang dinyatakan hilang kontak, Minggu (28/12/2014). Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Jeffrey Rathke mengatakan, kedutaan besar AS di Jakarta telah menerima permintaan Pemerintah Indonesia, Senin (29/12/2014).
"Perwakilan kami di Jakarta terus berkomunikasi dengan Pemerintah Indonesia. Kami telah menerima beberapa permintaan dan kini sedang berkomunikasi lebih dalam dengan Pemerintah Indonesia untuk menentukan jenis bantuan," kata Jeffrey di Amerika Serikat, Senin (29/12/2014) waktu setempat.
Pemerintah AS, kata Jeffrey, sedang mengevaluasi permintaan tersebut. "Butuh waktu bagi kami untuk mengevaluasi permintaan tersebut dan juga memikirkan jenis bantuan," katanya.
Juru Bicara Pentagon Rear Admiral John Kirby mengatakan pihaknya siap membantu pencarian dengan cara apapun. "Bantuan bisa diberikan dalam bentuk pendeteksi di udara dan permukaan air laut," terangnya.
Hingga kini, Australia, Malaysia dan Singapura telah ikut membantu pencarian penumpang Pesawat Air Asia QZ8501 yang berangkat dari Surabaya menuju Singapura.(AFP)
medcom.id, Washington: Pemerintah Indonesia meminta bantuan Amerika Serikat (AS) untuk membantu mencari keberadaaan pesawat AirAsia QZ8501 yang dinyatakan hilang kontak, Minggu (28/12/2014). Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Jeffrey Rathke mengatakan, kedutaan besar AS di Jakarta telah menerima permintaan Pemerintah Indonesia, Senin (29/12/2014).
"Perwakilan kami di Jakarta terus berkomunikasi dengan Pemerintah Indonesia. Kami telah menerima beberapa permintaan dan kini sedang berkomunikasi lebih dalam dengan Pemerintah Indonesia untuk menentukan jenis bantuan," kata Jeffrey di Amerika Serikat, Senin (29/12/2014) waktu setempat.
Pemerintah AS, kata Jeffrey, sedang mengevaluasi permintaan tersebut. "Butuh waktu bagi kami untuk mengevaluasi permintaan tersebut dan juga memikirkan jenis bantuan," katanya.
Juru Bicara Pentagon Rear Admiral John Kirby mengatakan pihaknya siap membantu pencarian dengan cara apapun. "Bantuan bisa diberikan dalam bentuk pendeteksi di udara dan permukaan air laut," terangnya.
Hingga kini, Australia, Malaysia dan Singapura telah ikut membantu pencarian penumpang Pesawat Air Asia QZ8501 yang berangkat dari Surabaya menuju Singapura.(AFP)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)