Garis polisi terpasang di lokasi bentrokan maut di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. (foto: Metrotvnews.com/Damar)
Garis polisi terpasang di lokasi bentrokan maut di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. (foto: Metrotvnews.com/Damar)

Bentrokan Antarkelompok di Menteng, Polisi Tetapkan 7 Tersangka

Adri Prima • 27 Juli 2026 14:47
Ringkasnya gini..
  • Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam kasus bentrokan maut di Menteng yang menewaskan satu orang.
  • Empat tersangka dijerat kasus perusakan gerobak nasi uduk, sementara tiga lainnya terkait penganiayaan hingga korban tewas.
  • Polisi mengajak masyarakat mendukung proses hukum dan tidak menyebarkan informasi yang dapat memicu situasi tidak kondusif.
Jakarta: Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam kasus bentrokan maut di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 26 Juli 2026.
 
Empat di antaranya merupakan tersangka dalam kasus perusakan gerobak pedagang nasi uduk yang diduga menjadi pemicu bentrokan.
 
"Untuk perkara perusakan, ini inisial GNA, AJL, TAM, dan EL," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Jakarta, Senin, 27 Juli 2026.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa delapan saksi, rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, serta alat bukti lainnya.
 
Selain itu, polisi juga menetapkan tiga tersangka dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia saat bentrokan. Ketiga tersangka tersebut berinisial SK, AS, dan OR.  Budi mengajak masyarakat mendukung proses hukum yang sedang berjalan. Menurut dia, penanganan perkara tersebut juga telah disepakati oleh kedua belah pihak yang terlibat bentrokan. 
 
"Mari kita dukung bersama-sama bahwa penanganan perkara ini akan secara profesional dan transparan dan akuntabel, teman teman akan kita beri ruang untuk kita update penanganan perkara ini. Kita kawal secara bersama-sama," ujar Budi. 
 
Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar situasi tetap kondusif. 
 
"Kita lihat juga di lokasi ini kegiatan UMKM sudah berjalan dengan normal, aktivitas masyarakat berjalan dengan normal," ujar Budi.
 
Polda Metro Jaya, lanjut Budi, masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi bentrokan dengan dukungan personel Kodam Jaya.
 
"Kita mengapresiasi dari teman-teman TNI yang juga membantu, bekerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk menjaga kantibmas ini kembali kondusif," ujar Budi.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>