Ijazah Blockchain Pratama Arhan (Dok. Udinus)
Ijazah Blockchain Pratama Arhan (Dok. Udinus)

Sah Jadi Sarjana! Begini Wujud Ijazah Blockchain Milik Pratama Arhan yang Super Canggih

Muhammad Syahrul Ramadhan • 01 Mei 2026 13:01
Ringkasnya gini..
  • Udinus menjadi universitas pertama di Indonesia yang mengimplementasikan teknologi blockchain untuk ijazah lulusannya.
  • Pratama Arhan resmi lulus sebagai Sarjana Manajemen dan berencana melanjutkan studi S-2 di kampus yang sama.
  • Ijazah blockchain memudahkan verifikasi dokumen bagi alumni yang ingin berkarier di luar negeri.
Jakarta: Bintang sepak bola Timnas Indonesia, Pratama Arhan, kembali menjadi pusat perhatian. Namun, kali ini bukan karena aksinya di lapangan hijau, melainkan keberhasilannya menyelesaikan pendidikan tinggi. Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (S.M.) dalam upacara Wisuda ke-87 Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).
 
Momen kelulusan ini menjadi sangat istimewa karena Arhan dan angkatannya merupakan lulusan pertama di Indonesia yang menerima ijazah berbasis teknologi blockchain. Inovasi digital ini dirancang untuk menjamin keamanan, transparansi, serta keaslian dokumen kelulusan yang tidak dapat dimanipulasi.

Prosesi Wisuda dan Gelar Sarjana

Perhelatan yang berlangsung meriah di Ballroom Rama Shinta, Patra Hotel Semarang pada Rabu, 29 April 2026 ini melantik Arhan bersama 401 wisudawan lainnya pada hari pertama. Para lulusan berasal dari berbagai fakultas, mulai dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) hingga program Pascasarjana.
 
Rektor Udinus, Pulung Nurtantio Andono, menegaskan bahwa ijazah blockchain ini menjadikan Udinus sebagai pelopor masa depan pendidikan di Indonesia. "Dengan teknologi ini, keaslian ijazah lulusan kami akan terverifikasi secara global," ungkapnya.

Keseimbangan Karier dan Pendidikan

Dalam sambutannya sebagai perwakilan wisudawan, Pratama Arhan menyampaikan rasa syukur atas dukungan beasiswa dan fleksibilitas yang diberikan kampus sejak tahun 2020. Hal ini memungkinkannya tetap berprestasi di dunia sepak bola profesional tanpa meninggalkan pendidikan.

“Reputasi Udinus sebagai kampus unggul membangkitkan kepercayaan diri saya untuk bersaing di masa depan. Saya sangat bangga dan berencana melanjutkan studi S-2 di Ilmu Komunikasi Udinus,” pungkas Arhan.
 

Keunggulan Ijazah Blockchain untuk Karier Global

Teknologi blockchain pada ijazah ini mendapat apresiasi internasional dari Igor Arkhypenko, Chief Information Officer Dubai Blockchain Center. Menurutnya, inovasi ini memungkinkan mahasiswa membuktikan pencapaian mereka di luar negeri hanya dalam hitungan detik melalui sistem verifikasi digital yang instan.
 
Senada dengan hal tersebut, Ketua LLDikti Wilayah VI Jateng, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, menambahkan bahwa teknologi ini sangat memudahkan proses rekrutmen melalui pemindaian barcode. Hal ini mendukung visi agar lulusan Udinus dapat langsung berkiprah di pasar kerja internasional seperti Eropa, Amerika, hingga Australia.
 
Selain unggul dalam teknologi, Udinus juga mencatatkan prestasi dalam serapan kerja. Berdasarkan data tracer study, rata-rata lulusan Udinus hanya membutuhkan waktu kurang dari tiga bulan untuk mendapatkan pekerjaan.
 
Keberhasilan Pratama Arhan dalam meraih gelar sarjana di tengah kesibukannya sebagai atlet profesional menjadi inspirasi nyata bagi generasi muda bahwa pendidikan dan karier dapat berjalan beriringan. 
 
Dengan dukungan ijazah berbasis blockchain yang diakui secara internasional, langkah Arhan menuju kancah dunia kini semakin terbuka lebar. Selamat kepada Arhan dan seluruh wisudawan Udinus, semoga ilmu yang diraih menjadi jembatan menuju masa depan yang gemilang.
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>