Menteri Sosial Juliari Batubara (kedua kiri) dan Pimpinan Delegasi Nassco Solomon Musa Odole (kedua kanan) (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Menteri Sosial Juliari Batubara (kedua kiri) dan Pimpinan Delegasi Nassco Solomon Musa Odole (kedua kanan) (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Ingin Turunkan Kemiskinan, Nigeria Pelajari BPNT dan PKH

Nasional Berita Kemensos
Gervin Nathaniel Purba • 25 November 2019 17:29
Jakarta: Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang diselenggarakan Kementerian Sosial (Kemensos) dinilai berperan besar dalam menurunkan angka kemiskinan.
 
Kesuksesan BPNT dan PKH tersebut mencuri perhatian Nigeria. Negara yang terletak di Afrika Barat itu tengah berjuang menurunkan angka kemiskinan dan merasa perlu mengetahui lebih lanjut seputar BPNT dan PKH.
 
Sehubungan dengan hal itu, National Social Safety Net Co-ordinating Office (Nassco) menyambangi kantor pusat Kementerian Sosial (Kemensos) untuk studi banding berbagai program bantuan Kemensos dalam mengentaskan kemiskinan. Sekitar 25 orang anggota delegasi hadir dalam pertemuan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nassco merupakan badan yang didirikan oleh Pemerintah Nigeria bekerja sama dengan Bank Dunia. Saat ini, Nassco sedang mengembangkan sistem perlindungan sosial, membangun sistem basis data terkait kemiskinan, dan pelaksanaan bantuan conditional cash transferred kepada populasi target.
 
"Di Nigeria juga mengalami kemiskinan yang tinggi. Makanya, mereka ingin mempelajari (PKH dan BPNT) di Indonesia," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos Nurul Farijati, ditemui di sela kunjungan Nassco di kantor Pusat Kemensos, di Jakarta, Senin, 25 November 2019.
 
Ingin Turunkan Kemiskinan, Nigeria Pelajari BPNT dan PKH
National Social Safety Net Co-ordinating Office (Nassco) menyambangi kantor pusat Kemensos untuk studi banding berbagai program bantuan Kemensos dalam mengentaskan kemiskinan(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
 
Nurul menyebutkan delegasi Nassco sangat kagum terhadap berbagai pencapaian yang dilakukan Kemensos dalam mengentaskan kemiskinan melalui program unggulannya. Mereka juga terkesan dengan sistem verifikasi dalam setiap program Kemensos agar bantuan untuk keluarga miskin tepat sasaran.
 
"Mereka sangat kagum karena bantuan sosial (bansos) pangan bisa menurunkan stunting," ujar Nurul.
 
Ingin Turunkan Kemiskinan, Nigeria Pelajari BPNT dan PKH
(Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
 
Pimpinan Delegasi Nassco Solomon Musa Odole menyebutkan pihaknya ingin belajar dari Kemensos terutama program BPNT, PKH, dan berbagai program lainnya.
 
Nassco juga tertarik mempelajari mekanisme penyaluran bansos, verifikasi, dan pendataan orang-orang berkategori miskin. Secara umum, upaya yang dilakukan Kemensos dalam mengentaskan kemiskinan memiliki semangat yang sama dengan Nassco.
 
"Banyak kemiripan yang dilakukan oleh Pemerintah Nigeria dan Kemensos. Berbagai program yang telah dijalankan Kemensos bisa saja kami terapkan (di Nigeria). Meskipun ada program tertentu yang mirip dengan program kami, kami ingin mengetahui bagaimana Kemensos menjalaninya," kata Solomon.
 
Ingin Turunkan Kemiskinan, Nigeria Pelajari BPNT dan PKH
Menteri Sosial Juliari Batubara (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
 
Sementara itu, Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan sudah selayaknya sesama negara sahabat untuk saling mempelajari program yang sangat berguna untuk kesejahteraan rakyat.
 
"Kalau mereka punya program bagus di sana, kami bisa juga untuk mempelajarinya," kata Mensos Juliari.

 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif