medcom.id, Surabaya: Rasa syukur tidak henti-hentinya diucapkan Ari Putro Cahyono. Ari dan keluarganya batal naik AirAsia QZ8501 karena terlambat datang ke Bandara Juanda.
"Tadi telat sempat menyalahkan keadaan, karena semua tiket pesawat dan hotel selama di Singapura hangus. Ternyata tuhan punya rencana luar biasa," kata Ari kepada Metrotvnews.com, Minggu (28/12/2014).
Rencananya, ia bersama keluarga akan menghabiskan malam pergantian tahun di Singapura hingga 3 Januari 2014.
Seluruh keluarganya dari Kediri, Jawa Timur, yang berjumlah 10 orang diboyong untuk liburan dan masuk dalam manifes penumpang AirAsia QZ8501.
Ia bersyukur seluruh anggota keluarganya selamat dari musibah, meski kini ada rasa trauma setelah mengetahui pesawat AirAsia QZ8501 tak diketahui keberadaannya.
"Rasa trauma akan naik pesawat itu ada dan nyata. Kami sekeluarga ada dalam manifes daftar penumpang. Untuk sekarang, kami tetap di Surabaya sebelum balik ke Kediri," cerita Ari penuh syukur.
medcom.id, Surabaya: Rasa syukur tidak henti-hentinya diucapkan Ari Putro Cahyono. Ari dan keluarganya batal naik AirAsia QZ8501 karena terlambat datang ke Bandara Juanda.
"Tadi telat sempat menyalahkan keadaan, karena semua tiket pesawat dan hotel selama di Singapura hangus. Ternyata tuhan punya rencana luar biasa," kata Ari kepada
Metrotvnews.com, Minggu (28/12/2014).
Rencananya, ia bersama keluarga akan menghabiskan malam pergantian tahun di Singapura hingga 3 Januari 2014.
Seluruh keluarganya dari Kediri, Jawa Timur, yang berjumlah 10 orang diboyong untuk liburan dan masuk dalam manifes penumpang AirAsia QZ8501.
Ia bersyukur seluruh anggota keluarganya selamat dari musibah, meski kini ada rasa trauma setelah mengetahui pesawat AirAsia QZ8501 tak diketahui keberadaannya.
"Rasa trauma akan naik pesawat itu ada dan nyata. Kami sekeluarga ada dalam manifes daftar penumpang. Untuk sekarang, kami tetap di Surabaya sebelum balik ke Kediri," cerita Ari penuh syukur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)