WCF 2016 dimeriahkan pameran Mural Art (Foto:Dok.WCF 2016)
WCF 2016 dimeriahkan pameran Mural Art (Foto:Dok.WCF 2016)

WCF 2016 Diramaikan Pameran Mural Art dan Kehidupan Manusia Purba

Nasional wcf 2016
Lukman Diah Sari • 10 Oktober 2016 18:46
medcom.id, Bali: World Culture Forum (WCF) 2016 mulai diselenggarakan pada hari ini, Senin, 10 Oktober hingga Jumat, 14 Oktober, di Bali. Pada penyelenggaraan WCF 2016 ini, akan dibahas beragam isu strategis serta merekomendasikan kebudayaan sebagai landasan kebijakan pembangunan kelak.
 
Selain pembahasan beragam isu, kegiatan lain yang dilakukan yakni kunjungan kebudayaan salah satunya Subak Visit. Subak seperti diketahui adalah organisasi khusus yang mengatur sistem pengairan sawah dalam cocok tanam di Bali.
 
Tak hanya itu, dalam WCF kali ini turut diramaikan dengan pameran Mural Art. Seni visual jalanan ini bakal menampilan karya bertajuk budaya untuk bumi yang terbuka, toleran, dan beragam di Bentara Budaya Bali. Ini sesuai dengan tema WCF 2016 yakni Culture for an Inclusive Sustanaible Planet.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


WCF 2016 Diramaikan Pameran Mural Art dan Kehidupan Manusia Purba
 
"Pameran mural ini adalah bentuk partisipasi aktif para seniman mural ini merupakan bentuk partisipasi aktif tentang budaya untuk bumi yang terbuka, toleran, dan berajam. Sejalan dengan teman WCF 2016 kali ini," kata Kepala Galeri Nasional Indonesia Tubagus Andre Sukmana.
 
Selain pameran mural, terdapat pameran lukisan karya pelukis maestro Indonesia dengan tajuk Take A Closer Look to The National Gallery of Indonesia pada 10 sampai 14 Oktober 2016 di Bali Nusa Dua Convention Center. Pameran ini memajang dua lukisan karya maestro pelukis Indonesia yakni karya Raden saleh Syarif Bustaman berjudul Kapal Dilanda Badai tahun 1851 dan Lukisan Ibuku tahun 1941 karya Affandi.
 
WCF 2016 Diramaikan Pameran Mural Art dan Kehidupan Manusia Purba
 
Kehidupan manusia purba juga akan diperkenalkan di World Culture Forum 2016, di Nusa Dua, Bali. Pameran patung Homo Erectus, tengkorak manusia purba dan budayanya, fosil gading gajah, serta virtual museum.
 
Sebagai informasi, WCF merupakan diskusi kebudayaan dengan Indonesia sebagai pemrakarsa. Tahun ini, WCF memasuki kali kedua dengan tema Culture for an Inclusive Sustainable Planet atau Kebudayaan untuk Pembangunan Berkelanjutan, yang terselenggara selama lima hari, sejak 10 hingga 14 Oktober 2016, di Nusa Dua Bali.
 

(ROS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif