medcom.id, Jakarta: Kepolisian mengungkap kasus jual beli mobil diduga hasil curian. Sindikat ini melibatkan oknum TNI Angkatan Darat inisial SUR.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan pengungkapan berawal dari pengembangan atas tersangka Dedy Syamsuddin di Cijantung, Jakarta Timur, Senin 4 Januari. Dari sana, polisi menangkap Sahidin alias Udin dan Deden Kurnia.
Krishna menuturkan Udin mengenal Dedy melalui SUR sejak 1,5 tahun lalu. Udin membeli tiga unit mobil tanpa kelengkapan dokumen kepada Dedy, yakni Toyota Innova seharga Rp55 juta, Toyota Avanza Rp35 juta, dan Honda CRV seharga Rp70 juta.
Selanjutnya, Udin menjual mobil Innova dan Avanza kepada anggota Brimob Polda Papua inisial FE, serta CRV kepada oknum TNI AD inisial BY di Cimareme, Kabupaten Bandung.
Namun, petugas Lalu Lintas Polrestabes Surabaya menggagalkan penjualan Innova dan Avanza saat akan dikirim dari Surabaya.
Krishna menyebutkan Udin juga diduga membeli dua unit mobil dari SUR. Mobil diduga dijual kepada Ayi di Majalaya dan oknum TNI AD inisial KAR. Polisi masih berusaha menyita barang bukti.
medcom.id, Jakarta: Kepolisian mengungkap kasus jual beli mobil diduga hasil curian. Sindikat ini melibatkan oknum TNI Angkatan Darat inisial SUR.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan pengungkapan berawal dari pengembangan atas tersangka Dedy Syamsuddin di Cijantung, Jakarta Timur, Senin 4 Januari. Dari sana, polisi menangkap Sahidin alias Udin dan Deden Kurnia.
Krishna menuturkan Udin mengenal Dedy melalui SUR sejak 1,5 tahun lalu. Udin membeli tiga unit mobil tanpa kelengkapan dokumen kepada Dedy, yakni Toyota Innova seharga Rp55 juta, Toyota Avanza Rp35 juta, dan Honda CRV seharga Rp70 juta.
Selanjutnya, Udin menjual mobil Innova dan Avanza kepada anggota Brimob Polda Papua inisial FE, serta CRV kepada oknum TNI AD inisial BY di Cimareme, Kabupaten Bandung.
Namun, petugas Lalu Lintas Polrestabes Surabaya menggagalkan penjualan Innova dan Avanza saat akan dikirim dari Surabaya.
Krishna menyebutkan Udin juga diduga membeli dua unit mobil dari SUR. Mobil diduga dijual kepada Ayi di Majalaya dan oknum TNI AD inisial KAR. Polisi masih berusaha menyita barang bukti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)