medcom.id, Jakarta: Dalam acara final battle kontes modifikasi 'Yaris Show Off (YSO) 2013' yang digelar di Epicentrum Mall, Jakarta, Minggu (2/2), rumah modifikasi Kupu-Kupu Malam Auto Fashion Yogyakarta menyodorkan konsep yang sangat inovatif.
Daya tarik kendaraan hasil kreasi 'bocah-bocah Jogja' ini tidak hanya menarik dari sisi tampilan, tetapi juga dari inovasi teknologi yang ditanamkan pada Toyota Yaris mereka.
Sebelumnya, mari kita lupakan dulu soal pintu model gunting, audio canggih berserta kosmetiknya, maupun ubahan bodi yang dikombinasi permainan grafis yang menghias bodi Yaris kreasi mereka, karena yang difokuskan pada artikel ini adalah teknologinya.
Menurut Kunto Wibisono juru bicara dari Kupu-Kupu Malam, Yaris kreasi timnya telah dibekali motor listrik yang berfungsi memutar roda belakang, selain mesin modifikasi yang bertugas memutar roda depan.
Namun anehnya, ia tidak mau disebut sebagai mobil hybrid. "Kami memang tidak bermaksud membuat kendaraan hybrid," ungkap Kunto. Ia menjelaskan antara motor listrik dan mesin turbo bekerja sendiri-sendiri alias tidak bisa bersamaan. Oleh karena itu ia dengan tegas mengatakan bukan hybrid.
Menurut Kunto, agar motor listrik secara sempurna membagi putaran dayanya ke roda belakang, Kupu-Kupu Malam terpaksa mengganti suspensi standar dengan mode multi-link kepunyaan Toyota Supra, lengkap dengan komponen differential.
Motor bertegangan 72 Volt ini digerakkan oleh baterai lithium-ion berkapasitas 7,2 kWh yang diklaim mampu melarikan kendaraan hingga kecepatan maksimal 60 km/jam dengan kemampuann jelajah sejauh 90 km.
Saat daya baterai menyusut, pengendara tinggal mengubah mode untuk mengaktifkan mesin bensin yang telah dilengkapi turbo untuk menjalankan kendaraan. Pada mode ini, motor lisrik di roda belakang berubah fungsi menjadi generator untuk mengisi kembali baterainya.
"Untuk mengisi ulang baterainya, kita juga bisa menggunakan listrik yang ada di rumah," tambah Kunto kepada Metrotvnews.com, di sela-sela acara YSO 2013.
Sayang sekali kedua sumber daya ini tidak bisa digunakan secara bersamaan, padahal jika itu terjadi, Yaris buatan 'cah Jogja' yang juga dilengkapi sistem suspensi udara ini memiliki kemampuan all-wheel-drive lho.
Yang lebih menarik lagi, Yaris kreasi Kupu-Kupu Malam juga bisa dijalankan dengan menggunakan pengendali jarak jauh berupa remote kontrol, sehingga pemilik kendaraan bisa memindahkan mobil dari lahan parkir ke tempat dia berada, dengan catatan: mobil masih terlihat oleh mata.
Untuk menanamkan kemampuan itu pada mobil Yaris, tim Kupu-Kupu Malam memanfaatkan alat pengendali jarak jauh milik mobil-mobilan R/C (Radio Control). "Sengaja kami memilih jenis R/C yang pro (professional) karena sudah terbukti tidak pernah mengalami gangguan akibat bertabrakan frekuensi dengan pengendali jarak jauh lainnya," jelas Kunto.
Remote yang digunakan menurut Kunto, memiliki frekuensi sekitar 2,4 Ghz dan memiliki jangkauan kendali antara 300 hingga 400 meter tergantung lokasi.
"Paa saat menggunakan remote kontrol, kecepatannya kami sengaja batasi hanya 30 km/jam dan dijalankan oleh motor listrik," ungkapnya. " Batas kecepatannya bisa dikurangi atau ditambah jika perlu," sambungnya.
Untungnya Yaris telah menggunakan power steering dengan sistem elektrik EPS (electric power steering) sehingga timnya tidak pusing-pusing menambah alat untuk memutar dan mengendalikan roda kemudi yang ada pada kendaraan sehingga konsep teknologi ini bisa terwujud.
Pihaknya 'hanya' melakukan modifikasi pada komponen modul yang mengatur kinerja EPS sehingga perangkat ini bisa bertambah fungsinya untuk berperan sebagai aktuator pengendali roda kemudi. Meskipun terdengar sederhana, menurut Kunto ini adalah bagian yang paling sulit.
"Sebenarnya kami mulai melakukan percobaan sistem ini sejak tiga tahun lalu. Dan baru kali ini kita menggunakannya," beber Kunto.
Sayangnya, dengan alasan teknis ia tidak bisa menunjukkan kemampuan pengendalian jarak jauh yang menjadi salah satu keunggulan Yaris garapan timnya itu. "Nanti tanggal empat deh kita akan mendemonstrasikannya," janji Kunto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di