Pengungsi Pasigala Dapat Bantuan Makanan dan Obat

Fachri Audhia Hafiez 02 Desember 2018 09:09 WIB
Gempa Donggala
Pengungsi Pasigala Dapat Bantuan Makanan dan Obat
Sejumlah warga berada di dekat tenda pengungsian di Desa Poi, Dolo Selatan, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (29/10/2018). ANTARA FOTO/BasriMarzuki.
Palu: Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta, salah satu Kampus swasta ternama di Indonesia, turut memberikan kepeduliannya dalam musibah bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala), Sulawesi Tengah, pada 28 September lalu.

Bentuk kepedulian yang diberikan berupa kegiatan kemanusiaan, dengan menyalurkan bantuan langsung berupa bahan pangan dan obat-obatan, serta kebutuhan bayi, dari anggaran yang jumlahnya mencapai Rp220 juta.

"Ini merupakan bentuk kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi dalam bidang pengabdian masyarakat. Bantuan ini tentu saja bertujuan untuk meringankan beban para pengungsi, yang saat ini masih berada di tenda-tenda pengungsian," ujar ketua DKM Manarul ‘Amal UMB Dr Achmad Jamil, usai memberikan bantuan di lokasi pengungsian halaman Masjid Agung Darussalam Palu, Sabtu, 1 Desember 2018.


Menurut Jamil, bantuan tersebut merupakan hasil dari kerjasama seluruh civitas UMB, yayasan, dan juga pengurus serta jamaah Masjid Manarul ‘Amal UMB. Seluruh bantuan, dibawa dan diberikan langsung oleh Karo Sumber Daya Manusia (SDM) UMB Junaedi, yang juga didampingi oleh Karo MGS Triva Apriadi, ke beberapa posko pengungsian yang ada di Palu, Sigi, dan Donggala.

Di wilayah Kabupaten Sigi, bantuan kemanusian UMB tersebut diterima oleh Ketua Posko Pengungsi Biromaru, Hasnan. Ia menyatakan rasa terima kasihnya atas perhatian dunia kampus di Jakarta, yang datang ke Sigi, sebagai bentuk solidaritas, sulaturahmi dan semangat berbagi.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id