Ilustrasi korona. Medcom.id
Ilustrasi korona. Medcom.id

Terpopuler Nasional, Setengah Kasus Omicron Tanpa Gejala Hingga PPKM DKI Jadi Level 2

Nasional kpu DKI Jakarta DPR RI Berita Terpopuler Hari Ini Berita Terpopuler Nasional PPKM Level 2 Varian Omicron
Renatha Swasty • 05 Januari 2022 07:07
Jakarta: Pasien terkonfirmasi positif covid-19 varian Omicron terus bertambaha. Perkembangan kasus varian Omicron ini menarik perhatian pembaca Medcom.id sepanjang Selasa, 4 Januari 2022.
 
Kasus Omicron di Indonesia mencapai 152 per Senin, 3 Januari 2022. Jumlah itu terdiri atas 142 kasus impor dari pelaku perjalanan internasional dan enam kasus transmisi lokal.
 
“Dari 152 kasus yang masuk ke Indonesia, setengahnya tanpa gejala, setengahnya lagi sakit ringan,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan tertulis, Selasa, 4 Januari 2022.
 
Mereka yang sakit tidak butuh bantuan oksigen lantaran saturasinya masih di atas 95 persen. Sebanyak 34 orang telah kembali ke rumah.
 
Baca selengkapnya di sini

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berita yang juga menarik perhatian pembaca Medcom.id sepanjang Selasa soal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di DKI Jakarta naik menjadi level 2. Sejumlah ketentuan aktivitas masyarakat diatur guna mencegah penularan covid-19.
 
Hal itu tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2022 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Jawa-Bali. Beleid itu dikeluarkan pada Senin, 3 Januari 2022 dan berlaku sejak 4 Januari hingga 17 Januari 2022.
 
“Pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri,” tulis salinan Inmendagri seperti dikutip Medcom.id, Selasa, 4 Januari 2022.
 
Baca selengkapnya di sini
 
Berita yang juga menarik perhatian pembaca Medcom.id sepanjang kemarin soal pegiat pemilu Titi Anggraini mendesak DPR mewujudkan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30 persen dalam lembaga penyelenggara pemilu. Baik di Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI.
 
"Ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum," kata anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini dilansir dari Antara, Jakarta, Selasam 4 Januari 2021.
 
Titi mengemukakan hal itu merespons hasil Timsel KPU dan Bawaslu periode 202-2027 yang telah menuntaskan seleksi tahap ketiga berupa wawancara dan tes kesehatan. Sebanyak 48 calon mengikuti proses tersebut.
 
Baca selengkapnya di sini
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif