Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

40,18 Juta Warga Indonesia Telah Mendapat Vaksin Booster

Nasional vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Booster vaksinasi booster lansia
Antara • 02 Mei 2022 23:42
Jakarta: Kementerian Kesehatan melaporkan penduduk Indonesia yang telah menerima vaksinasi covid-19 dosis ketiga (booster) sudah mencapai 40.181.376 jiwa. Mengalami penambahan 486.730 orang pada Senin, 2 Mei 2022, hingga pukul 12.00 WIB.
 
Sebanyak 165.376.991 jiwa mendapat vaksin covid-19 dosis kedua. Terdapat penambahan sebanyak 146.931 jiwa yang mendapat vaksin dosis kedua pada Senin.
 
Sementara, vaksin dosis pertama telah mencapai 199.346.528. Pemerintah menargetkan sasaran vaksinasi secara nasional mencapai 208.265.720 jiwa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksinasi penguat antibodi merupakan perlindungan penting pelaku perjalanan mudik Lebaran 2022 untuk meminimalkan dampak kesakitan saat terpapar covid-19.
 
"Mobilitas masyarakat yang masif memungkinkan penularan covid-19 yang lebih tinggi. Maka dari itu vaksinasi booster (penguat) penting dilakukan untuk membantu mengurangi dampak kesakitan jika tertular covid-19," kata Nadia.
 
Baca: 27,6 Juta Masyarakat Rentan dan Umum Sudah Mendapat Booster
 
Sekretaris Kesehatan Masyarakat Kemenkes itu mengatakan mobilitas mudik dinilai lebih masif karena melibatkan puluhan juta orang. Hasil survei Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Kementerian Perhubungan tentang mudik Lebaran 2022, masyarakat yang akan melakukan mudik tahun ini sekitar 80 juta orang.
 
"Sehingga perlu vaksinasi booster untuk mengurangi risiko jika tertular COVID-19," ucap dia.
 
Dokter spesialis pulmonologi dari RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, Pompini Agustina mengingatkan masyarakat yang melakukan silaturahmi saat mudik lebaran tetap melaksanakan protokol kesehatan. Terutama, ketika menghadapi orang lanjut usia yang masuk dalam kelompok rentan.
 
Pompini mengatakan ketika ingin melakukan sungkem atau bersalaman dengan orang tua harus memastikan bahwa dalam kondisi yang sehat dan tetap melakukan protokol kesehatan seperti memakai masker.
 
"Karena kita kadang yang usia muda ini tidak merasa ada keluhan. Tetapi kita harus menilai diri kita apakah selama ini sudah melakukan protokol kesehatan dengan benar atau tidak," ujar Ketua Tim Pokja Penyakit Infeksi Emerging RSPI Prof Dr Sulianti Saroso itu.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif