Warga mengantre untuk mengurus surat-surat administrasi kependudukan di Mobil Keliling Pelayanan Administrasi Kependudukan, di Solo, Jawa Tengah, Minggu (28/6). FOto: Antara/Maulana Surya
Warga mengantre untuk mengurus surat-surat administrasi kependudukan di Mobil Keliling Pelayanan Administrasi Kependudukan, di Solo, Jawa Tengah, Minggu (28/6). FOto: Antara/Maulana Surya

Akta Kelahiran Bawa Kemendagri Raih Belasan Penghargaan

Nasional pelayanan kependudukan
Theofilus Ifan Sucipto • 27 Desember 2018 14:18
Jakarta: Sejumlah terobosan yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam mengevolusi akta kelahiran berbuah hasil. Kementerian yang digawangi Tjahjo Kumolo ini berhasil meraih 11 penghargaan.

Salah satu terobosan yang dilakukan Kemendagri adalah pembuatan akta kelahiran secara daring. Dengan cara ini, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) bisa menggenjot persentase perekaman kependudukan. 

"Penduduk bisa membuat (akta kelahiran) dari rumah masing-masing. Kekuatan hukumnya sama seperti membuat di Dukcapil," ujar Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh saat menyampaikan laporan kerja akhir tahun 2018 di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, kemarin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Alhasil, perekaman akta kelahiran tahun ini mencapai 90,85 persen. Melebihi target yang dicanangkan di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Di dalam RPJMN, perekaman akta kelahiran dipatok 85 persen. Arif menjelaskan pembuatan akta kelahiran daring terus berkembang sejak diluncurkan tiga tahun lalu. Waktu sistem terbentuk, kata dia, baru ada 46 lembaga yang bekerja sama. Namun, tahun ini semakin banyak lembaga yang bekerja sama.

"Sekarang (2018) ada 1.152 lembaga yang bekerja sama," beber Arif.

Dia menambahkan perekaman nomor induk kependudukan (NIK) sudah diakses lebih dari 2,4 miliar oleh berbagai lembaga seperti bank, imigrasi, bahkan untuk mengidentifikasian jenazah akibat tsunami di Selat Sunda yang terjadi Sabtu 22 Desember lalu.

Atas capaiannya tersebut, dalam periode 2016-2018 Dukcapil mendapat 11 penghargaan dari berbagai lembaga seperti Environmental Systems Research Institute (ESRI) International, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).



(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi