Kakak kandung kopilot Sriwijaya SJ-182 Diego Mamahit, Chris Mamahit, di RS Polri, Minggu 10 Januari 2021 (Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo)
Kakak kandung kopilot Sriwijaya SJ-182 Diego Mamahit, Chris Mamahit, di RS Polri, Minggu 10 Januari 2021 (Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo)

Kisah Duka Keluarga Kopilot Sriwijaya Air SJ-182: Kami Tahunya Dia ke Padang!

Nasional Sriwijaya Air Jatuh Sriwijaya Air Hilang Kontak Sriwijaya Air SJ182 Sriwijaya Air Indonesia Sriwijaya Air Jakarta to Pontianak Sriwijaya Air Loses Contact
Patrick Pinaria • 10 Januari 2021 15:19
Jakarta: Nasib mengenaskan dialami salah satu kopilot maskapai Sriwijaya Air Diego Mamahit. Ia menjadi salah satu korban dari kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak pada Sabtu 9 Januari.
 
Belum diketahui jelas bagaimana kondisi Diego. Mengingat, tim search and rescue (SAR) masih melakukan pencarian korban-korban yang menjadi penumpang serta kru pesawat di tempat kejadian perkara (TKP) pesawat Sriwijaya Air SJ-182 terjatuh.
 
Nasib nahas yang menimpa Diego ini sangat mengejutkan pihak keluarga. Mereka tidak menyangka karena mendapat kabar dari Diego akan melakukan penerbangan menuju Padang awalnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami mendapat konfirmasi Diego akan terbang ke Padang. Saya sempat koordinasi dengan istrinya," ujar kakak kandung Diego, Chris Mamahit dalam Breaking News Metro TV, Minggu 10 Januari.
 
"Setelah keluarga kami datang untuk mengonfirmasi ke pihak maskapai. Ternyata itu rutenya Jakarta-Pontianak-Jakarta-Padang-Jakarta. Jadi maksudnya jadwal terbang ke Padangnya nanti," ujar kakak kandung Diego, Chris Mamahit.
 
Saat ini, Chris dan keluarganya mencari keberadaan adiknya dengan menyerahkan data antemortem kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri. Mereka diminta untuk menyerahkan sampel darah, sidik jari, dan dental gigi.
 
Adapun pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 masih dilakukan tim SAR. Mereka pun dikabarkan sudah menemukan TKP pesawat terjatuh.
 
Laporan teranyar menyebutkan posisi terakhir pesawat ditemukan di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Di dalam pesawat tersebut terdapat 62 orang yang di antaranya adalah 50 penumpang dan 12 kru.
 
(ACF, UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif