Anggota DPRD DKI Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William Aditya Sarana. Foto: Medcom.id/ Yanti
Anggota DPRD DKI Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William Aditya Sarana. Foto: Medcom.id/ Yanti

Badan Kehormatan Sepakat William Aditya Lakukan Kesalahan

Nasional partai solidaritas indonesia
Sri Yanti Nainggolan • 28 November 2019 05:33
Jakarta: Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Achmad Nawawi telah menyerahkan dokumen terkait kasus pelanggaran kode etik anggota DPRD DKI Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William Aditya Sarana. William dinilai melakukan kesalahan.
 
"Ya kalau dianggap melanggar, sanksinya kecil lah," ujar dia saat dihubungi, Kamis, 28 November 2019.
 
Meski demikian, seluruh anggota BK mengapresiasi sikap William yang kritis. Namun, di satu sisi, Nawawi mengingatkan bahwa legislatif daerah berbeda dengan legislatif pusat. Eksekutif dan DPRD adalah mitra sejajar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ya kalau anggota DPR pusat kan berseberangan dengan pemerintah pusat, tapi kalau DPRD kan tidak. Setelah dilantik gubernur/walikota/bupatinya, maka semuanya menjadi mitra sejajar sebagai penyelenggara pemerintahan di daerah," papar dia.
 
Menurut dia, dari pada mengunggah data yang masih belum disahkan, lebih baik berdiskusi dengan gubernur atau kepala dinas terkait.
 
Selain itu, Nawawi juga menyinggung sikap proposional William. Pasalnya, William mengkritisi hal yang diluar komisi dia.
 
"Toh orang PSI kan ada yang di komisi E. Bahkan wakil ketua komisinya kan orang PSI," tambah dia.
 
Oleh karena itu, anggota BK sepakat menilai William melakukan kesalahan kecil. Mereka kemudian menyerahkan pada pemimpin DPRD sanksi yang akan diberikan.
 
"Pak Pras (Prasetio Edi Marsudi) pergi kelihatannya, artinya mungkin besok (diserahkan)," kata dia.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif