Buya Syafii Maarif. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Buya Syafii Maarif. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Buya Syafii Konsisten Perjuangkan Persatuan Hingga Akhir Hayat

Theofilus Ifan Sucipto • 05 Juli 2022 17:53
Jakarta: Cendekiawan Muslim Buya Ahmad Syafii Maarif meninggalkan pesan terakhir sebelum meninggal pada Jumat, 27 Mei 2022. Pesan itu terkait persatuan dan kesatuan bangsa.
 
"Tolong perhatikan guru-guru madrasah soal kapasitas dan kapabilitas memahami orang lain dalam arti nonmuslim," kata anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Amin Abdullah dalam Syafii Maarif Memorial Lecture di Salihara Art Center, Jakarta Selatan, Selasa, 5 Juli 2022.
 
Amin mengungkapkan pesan itu disampaikan saat dirinya berbincang secara virtual dengan Buya Syafii. Kala itu, kondisi kesehatan Buya Syafii tengah menurun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lantas, Amin dan sejumlah rekannya melatih guru-guru madrasah. Sebanyak hampir tiga ribu orang telah dilatih sesuai harapan Buya Syafii.
 
"(Buya Syafii) usia 86 tahun tapi masih aktivis sejati," kata dia.
 
Kecintaan Buya Syafii pada persatuan dan kesatuan membuatnya ditunjuk sebagai anggota Dewan Pengarah BPIP periode 2017 hingga 2022. Buya sejatinya tidak ingin melanjutkan jabatan tersebut.
 
"Ketika beliau izin ke Ibu (Ketua Dewan Pengarah BPIP) Mega (Megawati Soekarnoputri), Ibu Mega tidak mengizinkan. Bapak tega amat kalau meninggalkan (BPIP)," ujar Amin menirukan ucapan Megawati.
 

Baca: Punya Hubungan Seperti Keluarga, Puan Maharani Kehilangan Buya Syafii


Meski begitu, takdir berkata lain. Buya Syafii tutup usia sebelum hari pelantikan anggota Dewan Pengarah BPIP periode 2022 hingga 2027.
 
"Pelantikan 7 Juni 2022, beliau wafat 27 Mei 2022," kata Amin.
 
Mantan Ketua PP Muhammadiyah yang juga merupakan cendekiawan Muslim Buya Ahmad Syafii Maarif meninggal pada Jumat, 27 Mei 2022, pukul 10.15 WIB di Yogyakarta. Buya Syafii sempat dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu, 14 Mei 2022, karena mengalami sesak napas.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif