Wakil Presiden Ma'ruf Amin/Medcom.id/MI/Adam Dwi.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin/Medcom.id/MI/Adam Dwi.

Wapres Instruksikan Jajarannya Dalami Dugaan Mafia Beras di Bulog

Kautsar Widya Prabowo • 25 Januari 2023 14:19
Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menginstruksikan jajarannya untuk mendalami dugaan adanya mafia beras di tubuh Badan Urusan Logistik (Bulog). Hal itu disampaikan Ma'ruf usai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian 2023.
 
"Masalah mafia harus didalami apa betul ada, saya akan minta pihak terkait untuk menyelidiki hal itu," ujar Ma'ruf di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu, 25 Januari 2023. 
 
Namun, Ma'ruf belum mendapatkan laporan kenaikan harga beras akibat tindakan mafia. Ia menyebut kenaikan harga beras belakangan ini dampak dari krisis pangan global.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Oleh karena itu, BBM naik, jadi dampak-dampak itu (kenaikan harga beras) tentu akan berpengaruh," jelas Ma'ruf.
 
Sebelumnya, Direktur Utama Perusahaan Umum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan mahalnya harga beras dalam beberapa waktu terakhir terjadi karena ulah oknum mafia beras yang bekerja di Bulog.
 
Buwas juga mengatakan telah mengantongi nama oknum tersebut. Itu kemudian diserahkan kepada Satgas Pangan Polri untuk ditindak.

Baca: Bulog Indramayu Pastikan Stok Beras Aman Tanpa Impor


Mafia beras itu diketahui melakukan pengancaman kepada pedagang terkait distribusi beras. Praktik tersebut dinilai membuat pengendalian harga beras di lapangan mengalami sedikit kesulitan.
 
Sebab, pedagang yang semestinya bisa membeli beras Bulog dengan harga yang telah ditetapkan harus merogoh kocek lebih dalam. Selain menaikan harga beras, mafia yang disebut oleh Buwas juga diduga mencampurkan beras premium milik Bulog dengan beras yang lebih rendah kualitasnya.
 
Bahkan oknum yang disebut sebagai mafia beras itu disebut melakukan rapat di dekat kantor Bulog. Buwas menyatakan, jika salah satu karyawannya ambil bagian dari kegiatan itu, ia tak segan untuk memecatnya.
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif